Suara.com - Marcelo Rospide mengingatkan para pemain Persik Kediri untuk tidak membuat kesalahan saat menjamu Bhayangkara FC di pekan ke-14 BRI Liga 1 yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Sabtu (30/9/2023).
Menurut Rospide, Bhayangkara FC adalah tim mampu mengubah situasi dalam pertandingan, sehingga duel nanti diprediksi bakal sulit.
"Pertandingan ini akan sulit dan saya mengingatkan seluruh pemain untuk tidak membuat kesalahan. Menghadapi lawan bisa mengubah situasi dalam pertandingan," kata Rospide.
Ia mengatakan, pemain harus menunjukkan disiplin serta fokus dalam bertanding. Ia tidak ingin kemenangan atas Persikabo 1973 justru menurunkan konsentrasi pemain pada laga kandang yang akan dimainkan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (30/9) malam.
Dirinya pun menambahkan, pada pertandingan tersebut akan ada beberapa pemain yang bisa kembali dari cedera dan itu bisa menjadi pilihan diturunkan.
Beberapa pemain yang dipantau kondisinya yakni Flávio António da Silva serta Jefesson 'Jefinho' Vieira. Untuk Jefinho di partai terakhir pertandingan sudah duduk di bangku cadangan dan saat ini kondisinya membaik, sedangkan Flávio masih akan dilihat kondisinya saat latihan.
"Flávio masih ada satu kali latihan untuk melihat kondisinya, tapi saya hanya akan memainkan Flávio jika ia dalam kondisi terbaik," katanya seperti dimuat ANTARA.
Dirinya mengatakan, saat ini Persik akan menghadapi tim yang berada di peringkat bawah dan rawan terdegradasi, namun ia tetap menganggap bahwa Bhayangkara Presisi Indonesia harus tetap diwaspadai.
"Dengan kondisi tim di peringkat bawah, seharusnya bisa jauh lebih berkembang. Saya lihat Bhayangkara FC ini di partai terakhir saat dengan Persib Bandung bermain baik, kendati di menit terakhir ada kekalahan. Bhayangkara FC ini tim yang baik dan punya kekuatan. Melawan Madura United, Dewa United, Bhayangkara FC ini menunjukkan permainan yang baik, jadi harus tetap waspada," kata dia.
Baca Juga: Persebaya Tandang ke Markas Dewa United, Josep Gombau Bidik Poin Penuh
Sementara itu, pelatih Bhayangkara Presisi Indonesia Emral Abus mengatakan sudah menyiapkan tim dengan maksimal. Ia menganggap semua lawan berat tanpa harus melihat klasemen.
"Sebagai tim pelatih tentunya selalu menyiapkan tim maksimal dan kami anggap semua tim itu berat, tidak melihat klasemen. Yang penting kami siapkan maksimal, bisa meraih poin dan kalau bisa kemenangan," katanya.
Ia pun mengatakan dalam laga di Kediri ini ada satu pemainnya yang absen karena sakit, namun untuk pemain lainnya dalam kondisi prima.
"Yang absen satu, agak kurang sehat badannya. Yang lain siap untuk menggantikan posisinya. Pemain yang ke sini bukan hanya pergi jalan-jalan tapi pergi untuk berjuang, kerja keras untuk mendapatkan hasil maksimal," kata dia.
Persik Kediri saat ini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan capaian 15 poin, sedangkan Bhayangkara Presisi Indonesia berada di urutan ke-18 dengan enam poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong