Suara.com - Manajemen Arema FC menyatakan rasa bangga atas dipanggilnya salah satu punggawa klub berjuluk Singo Edan, Arkhan Fikri, untuk memperkuat Timnas Indonesia senior.
Manajer tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas mengatakan bahwa manajemen klub merasa bangga atas masuknya Arkhan Fikri menjadi salah satu pemain dari 25 pemain yang akan memperkuat Timnas senior Indonesia.
"Kami bangga atas pemanggilan Arkhan untuk Timnas senior," kata Wiebie.
Wiebie menjelaskan, manajemen klub Arema FC menilai bahwa Arkhan Fikri selama ini memberikan kontribusi yang cukup besar, termasuk pada Timnas. Selama ini, Arkhan Fikri memperkuat Timnas U-23.
Menurutnya, selama memperkuat Timnas U-23, Arkhan Fikri selalu menjadi pilihan utama dan telah mendapatkan predikat sebagai pemain terbaik saat Piala AFF U-23 pada Agustus 2023. Manajemen Arema FC berharap yang terbaik untuk Arkhan Fikri.
"Tentu saja dari klub juga ikut senang dengan catatan Arkhan Fikri sejauh ini, baik untuk klub dan Timnas. Kami selalu mendoakan yang terbaik untuk Arkhan," katanya.
Gelandang berusia 18 tahun tersebut, menjadi salah satu pemain yang dipanggil oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bersama 24 nama lainnya. Arkhan merupakan satu-satunya pemain Arema FC yang memperkuat Timnas senior Indonesia.
Arkhan masuk dalam skuad Timnas Senior sebagai persiapan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Brunei Darussalam, pada 12 dan 17 Oktober 2023. Timnas Indonesia akan memulai pemusatan latihan (TC) pada 9 Oktober mendatang.
Arkhan akan menjalani TC bersama sejumlah pemain yang saat ini berkarir di luar negeri seperti Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Sandy Walsh (KV Mechelen), Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim FC) dan Elkan Baggott (Ipswich Town).
Baca Juga: Menilik Pembinaan Shin Tae-yong pada Arkhan Fikri, Kini Siap Debut di Timnas Indonesia Senior?
Sementara dari kompetisi Liga 1, Persib Bandung menjadi penyumbang pemain Timnas Indonesia paling banyak yakni Edo Febriansyah, Mark Klok dan Rachamt Irianto.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Striker Didikan Amerika Mitchell Baker Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
-
Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara