Suara.com - PSM Makassar mengantisipasi ritme permainan yang cepat tim lawan dari Singapura, Hougang United, pada laga kandang matchday 3 Grup H Piala AFC 2023/2024 yang akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (25/10) malam pukul 19:00 WIB.
"Kami harus fokus karena tim ini bisa mengubah keadaan dengan cepat seperti saat pertandingan lalu di Piala AFC, mereka awalnya kalah 1-0 dan beberapa menit jelang berakhir, mereka bisa menang," kata pelatih kepala PSM, Bernardo Tavares seperti dimuat Antara, Selasa.
Untuk itu, Juku Eja --julukan PSM Makassar-- berupaya melakukan evaluasi melalui latihan terakhir untuk memantapkan taktik dan teknik di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa sore tadi.
Pelatih asal Portugal itu tak mau skuadnya lengah dan kebobolan gol menghadapi tim tamu dari Liga Utama Singapura itu.
Beberapa evaluasi menjadi catatan penting saat PSM terpaksa menelan pil pahit karena kalah dalam dua laga awal di Grup H Piala AFC musim ini.
Saat bermain tandang melawan tim Vietnam, Hai Phong, PSM kalah 0-5 di Stadion Lach Tray, Vietnam. Kemudian saat menjamu tim Malaysia, Sabah FC di matchday 2, PSM dilucuti 0-5 di kandang sendiri.
Tentu PSM tak ingin terus-terusan jadi lumbung gol di Piala AFC musim ini dan bertekad bangkit di partai ketiga melawan Hougang United.
Minimnya waktu latihan termasuk padatnya jadwal, lanjut dia, berpengaruh terhadap kekalahan timnya di Vietnam.
"Pertandingan pertama kami kurang persiapan, perjalanan yang kurang menyenangkan, banyak hal terjadi," kilah Tavares.
"Di laga kedua, banyak kesalahan dari kami sendiri sehingga kebobolan lima gol sekaligus di kandang," sambung pelatih berkepala plontos itu.
"Jadi, kami akan berikan yang terbaik untuk hasil yang lebih bagus. Kami berharap besok membuat sejarah berbeda dibandingkan dua laga sebelumnya di Piala AFC," tukas Tavares.
Berita Terkait
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid