Suara.com - Big match akan mengawali putaran kedua BRI Liga 1 yang digelar tengah pekan ini. Rabu (1/11/2023), Madura United akan menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bangkalan.
Kemenangan dipastikan menjadi target Madura United dan Persib di laga ini, mengingat persaingan keduanya di papan atas klasemen.
Persib dan Madura United saat ini sama-sama mengoleksi 31 poin dari 17 laga, dan Maung Bandung yang unggul selisih gol menempati posisi dua. Sementara Madura United di posisi tiga.
Kedua tim menatap laga ini dengan modal berbeda. Persib Bandung tidak terkalahkan di lima pertandingan terakhir di mana mereka berhasil mendulang 13 poin.
Berbeda dengan Persib, Madura United hanya mampu mencatatkan satu kemenangan di lima pertandingan terakhir mereka. Empat sisanya berakhir dengan dua imbang dan dua kali tumbang.
Meski demikian, pelatih Persib Bojan Hodak tetap tidak ingin memandang bakal lawannya itu sebelah mata. Apalagi di laga ini Persib tidak akan diperkuat Marc Klok karena hukuman akumulasi kartu kuning.
“Ada dua pertandingan kandang terakhir, dimana Madura United kalah oleh Borneo FC dan Dewa United. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka. Tapi menurut saya mereka tim yang bagus, cukup lama berada di urutan pertama musim ini,” kata Bojan dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
“Waktunya singkat, kami juga ada beberapa pemain yang cedera ringan, mereka mengalami benturan di pertandingan kemarin (lawan PSS). Kita akan melihat berapa pemain yang tidak bisa bermain, satu pemain yang dipastikan absen adalah Marc (Klok),” sambungnya.
Sementara itu dikubu Madura United, pelatih tim berjuluk Laskar Sape Kerrab Mauricio Souza mengakui jika timnya tidak baik-baik saja. Namun demikian, pelatih asal Brasil itu tetap optimistis. Pembenahan dilakukan jelang big match tersebut.
Baca Juga: Akui Tak Mudah Hadapi Madura United, Nick Kuipers: Persib Akan Berjuang
Strategi pun dipersiapkan untuk meredam duet maut Ciro Alves - David da Silva di lini depan Maung Bandung.
“Kami memang harus bersiap dengan maksimal untuk laga besar itu,” ujar Souza.
“Saya butuh lihat (video) pertandingan lagi untuk saya bisa lihat detail, di mana saya bisa lihat ada kesalahan, sehingga kami bisa perbaiki itu.”
Prediksi Susunan Pemain
Madura United (4-4-2): Wawan Hendrawan; Koko Ari, Fachrudin Aryanto, Cleberson, Guntur Ariyadi; Jacob Mahler, Lulinha, Jaja, Francisco Rivera; Malik Risadi, Junior Brandao.
Pelatih: Mauricio Souza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati