Suara.com - Shin Tae Yong, pelatih Timnas Indonesia, memberikan pandangannya tentang peran kunci Asnawi Mangkualam dalam persiapan Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023. Shin Tae Yong memberikan wawancara eksklusif kepada media Korea Best Eleven saat ia kembali ke negaranya.
Dalam wawancara yang berlangsung, Shin Tae Yong membahas beragam aspek yang berkaitan dengan Timnas Indonesia.
Salah satu poin yang dibahas adalah peran penting yang akan dimainkan oleh Asnawi Mangkualam di Piala Asia 2023 mendatang.
Shin Tae Yong menegaskan bahwa Timnas Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Mereka tidak lagi bergantung pada sejumlah pemain kunci seperti yang mereka lakukan di masa lalu. Pelatih berpengalaman ini memberikan pujian kepada pemain Timnas Indonesia, termasuk Asnawi, yang menurutnya telah tampil dengan sangat baik.
"Saat ini, Timnas Indonesia bukan lagi seperti yang dulu, bergantung pada beberapa pemain kunci. Tidak hanya Asnawi, pemain-pemain lain juga telah menunjukkan penampilan yang sangat baik, dan saya percaya bahwa kami memiliki potensi besar. Para pemain naturalisasi juga telah beradaptasi dengan baik dalam tim," ungkap Shin Tae Yong dalam wawancara dengan Best Eleven.
Shin Tae Yong menekankan perubahan yang signifikan dalam mentalitas Timnas Indonesia.
"Anda harus melihat dengan jelas bahwa Indonesia tidak lagi seperti dulu," tambahnya.
Timnas Indonesia siap menghadapi tantangan Piala Asia 2023 yang akan berlangsung pada 12 Januari 2024 di Qatar. Mereka tergabung dalam Grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam.
Baca Juga: Ternyata, Jesus Casas Berubah Sikap karena Disentil Eks Pemain Timnas Iraq
Pelatih asal Korea Selatan ini berharap bahwa Timnas Indonesia dapat menjadi kejutan (kuda hitam) dalam turnamen tersebut.
"Mungkin Indonesia bisa tampil sebagai kuda hitam di Piala Asia ini," ujar Shin Tae Yong.
Shin Tae Yong juga mengomentari kekurangan yang masih ada dalam skuad Timnas Indonesia.
Menurutnya, pemain-pemain Indonesia mungkin memiliki tantangan dalam mengatasi perasaan kekalahan dibandingkan dengan masalah keterampilan.
Namun, Shin Tae Yong melihat bahwa pemain naturalisasi telah membantu mengatasi kekurangan tersebut, membuat Timnas Indonesia menjadi tim yang jauh lebih menakutkan dibandingkan sebelumnya.
"Kekurangan pemain-pemain Indonesia adalah mereka agak terpengaruh oleh rasa kekalahan daripada kemampuan bermain. Namun, banyak pemain naturalisasi yang telah membantu mengatasi masalah ini. Jadi, bisa dikatakan bahwa Indonesia akan menjadi lawan yang jauh lebih sulit di Piala Asia," jelas Shin Tae Yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Promo Agustus di Warung Kopi Klotok, BRI Kasih Diskon Besar!
-
Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027
-
Promo Beli Pertamax Dapat Diskon dan Flash Sale 45 Persen Spesial 17 Agustus 2026
-
Jangan Ketinggalan Promo KFC 17 Agustus 2026, Cek Cara Klaim Voucher di Sini
-
Gaya Hidup Keluarga Makin Dinamis, Akses Nutrisi Berkualitas Jadi Kebutuhan
-
6 Cara Layering Serum yang Benar agar Bahan Aktifnya Bekerja Maksimal
-
Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah
-
The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat
-
Mengenal Teknologi Robotik ROSA yang Bantu Operasi Lutut Lebih Presisi
-
Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis