Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 11 November 2023 | 05:50 WIB
Pelatih Timnas Ekuador U-17 Diego Martinez (ketiga kanan) memberi arahan anak asuhnya saat berlatih di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/11/2023). (ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin)

Suara.com - Pelatih Ekuador Diego Martinez mengakui jika timnya mengalami kesulitan saat menghadapi Timnas Indonesia di laga perdana Grup A Piala Dunia U-17 2023, Jumat (10/11/2023).

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Ekuador bahkan kebobolan lebih dulu. Meski beberapa menit kemudian mereka berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga laga usai.

Pemain Timnas Indonesia U-17 Riski Afrisal mencoba melewati pemain Ekuador dalam pertandingan Grup A Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11/2023). [ANTARA]

Gol Indonesia dicetak oleh Arkhan Kaka pada menit ke-22. Sementara gol Ekuador dicetak oleh Allen Obando pada menit ke-28.

“Ini pertandingan yang sulit, kami ingin menang dan mendapatkan tiga poin. Tapi, Indonesia juga menunjukkan pertandingan yang baik dengan pertahanan efektif dan berjalan bagus," kata Diego Martinez usai pertandingan.

"Saya pikir kami punya situasi yang menyulitkan kami mencetak gol,” sambungnya seperti dimuat ANTARA.

Menurut dia, kondisi cuaca di Surabaya tidak terlalu menjadi masalah buat anak asuhnya karena sudah terbiasa.

“Cuaca tidak jadi masalah buat kami. Pemain kami datang dengan cuaca panas di Surabaya. Ini tidak ada masalah buat kami,” ujarnya.

Berbagi satu poin di laga perdana, Ekuador saat ini menempati posisi dua dengan koleksi satu poin. Diikuti Timnas Indonesia di posisi tiga dengan poin sama.

Sedangkan puncak klasemen sementara Grup A ditempati oleh Maroko yang berhasil mengalahkan Panama di laga perdana dengan skor 2-0.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Imbangi Ekuador, Jokowi Tersenyum Puas: Yang Satu Peringkat 38, yang Lain 145

Load More