Bola / Bola Indonesia
Selasa, 12 Desember 2023 | 18:37 WIB
Luis Milla resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Persib Bandung (@luismillacoach)

Suara.com - Jumlah naturalisasi Timnas Indonesia era Luis Milla dan Shin Tae-yong menunjukkan ketimpangan, peningkatan sangat terlihat jelas.

Dua pelaing asing dengan periode kepemimpinan terlama menukangi Timnas Indonesia, mereka adalah Luis Milla dan Shin Tae-yong.

Kedua pelatih ini memiliki kesamaan dengan memasukkan para pemain naturalisasi ke skuad asuhannya, namun perbedaan mencolok terlihat.

Luis Milla menukangi Timnas Indonesia pada Januari 2017 hingga Oktober 2018, nyaris dua tahun pelatih Spanyol mengandalkan sejumlah pemain naturalisasi.

Sementara Shin Tae-yong sejak Desember 2019 hingga saat ini, banyak pemain naturalisasi dari kelompok umur hingga senior dimilikinya.

Luis Milla

Hanya tiga pemain naturalisasi yang dipakai Luis Milla saat menukangi Timnas Indonesia, di antaranya Ezra alian, Beto Goncalves dan Ilija Spasojevic.

Beto dan Spasojevic merupakan produk naturalisasi satu paket tepatnya medio 2017, hanya terpaut satu bulan saja.

Sementara Ezra, prosesnya berlangsung cukul lama hingga debut di SEA Games 2017 setelah sempat tersendat selama satu tahun.

Ketiga pemain ini tersingkir dari skuad Garuda sejak Timnas Indonesia ditukangi pelatih saat ini, Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong

Ada total 10 pemain naturalisasi yang dimiliki Shin Tae-yong selama menukangi Timnas Indonesia sejak akhir 2019 yang lalu.

Dimulai dari rencana untuk Piala Dunia U-20 2023, munculah Elkan Baggott yang saat ini menjadi andalan di skuad senior.

Kemudian menyusul Ivar Jenner, Rafael Struick hingga Justin Hubner yang baru saja mendapatkan status WNI dan mengurus proses perpindahan federasi.

Belum berhenti sampai di situ, Shin Tae-yong akan menyambut sederet nama naturalisasi anyar, Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On.

Load More