Suara.com - Berikut prediksi pertandingan Liga Inggris yang mempertemukan Fulham vs Arsenal pada Minggu (31/12/2023) pukul 21.00 WIB di Craven Cottage.
Arsenal mengincar tiga poin saat bertandang ke markas Fulham. Hal itu demi mengambil lagi posisi puncak dari Liverpool.
Sebelumnya The Gunners kalah mengejutkan saat dihajar West Ham dengan skor 0-2 di kandang sendiri. Kekalahan ini membuat tim asuhan Mikel Arteta dikudeta dari puncak klasemen.
Maka dari itu, Mikel Arteta menegaskan timnya mengincar kemenangan. Ia pun tidak memusingkan hasil dari laga klub pesaing.
"Kami harus bisa melakukan apa yang bisa kami lakukan sendiri, yaitu meraih kemenangan. Tidak ada waktu untuk melihat tim lain," ucap Arteta dalam konferensi pers.
Di sisi lain, Fulham akan menjadi penantang yang tak bisa dianggap remeh. Saat ini memang sedang turun performa karena kalah dalam tiga pertandingan terakhir Liga Inggris.
Akan tetapi, pelatih Fulham Marco Silva menegaskan timnya akan berjuang. Walau menyebut Arsenal klub tangguh, tapi ia mengingatkan anak asuhnya sempat mencuri poin ketika bertandang ke Emirates Stadium di awal musim.
"Arsebal adalah tim yang sangat kuat, tapi juga memiliki kelemahan yang akan kami eksplorasi," ujar Marco Silva.
"Kami telah mennjkkan musim ini bahwa kami bisa mengimbangi mereka. Sebelum West Ham menang 2-0, hanya kami dan Tottenham yang mengambil poin dari Arsenal di kandang," tegas juru taktik Fulham.
Baca Juga: Total Mendominasi West Ham, Mikel Arteta Gagal Paham Arsenal Bisa Keok di Kandang
Prakiraan Susunan Pemain Fulham vs Arsenal:
Fulham (4-2-3-1): Bernd Leno; Antonee Robinson, Calvin Bassey, Tosin Adarabioyo, Timothy Castagne; Harrison Reed, Joao Palhinga; Alex Iwobi, Andreas Pereira, Harry Wilson; Raul Jimenez.
Pelatih: Marco Silva
Arsenal (4-3-3): David Raya; Oleksandr Zinchenko, Gabriel Magalhaes, William Saliba, Ben White; Kai Havertz, Declan Rice, Martin Odegaard; Gabriel Martinelli, Gabriel Jesus, Bukayo Saka.
Pelatih: Mikel Arteta
Rekor Pertemuan Fulham vs Arsenal:
Berita Terkait
-
Hasil Liga Inggris: Manchester City Bungkam Sheffield, Aston Villa Menang Dramatis Lawan Burnley
-
Hasil Liga Inggris: Chelsea Menang 3-2 di Kandang Luton Town
-
Kalah dari West Ham United, Arsenal Gagal Rebut Kembali Puncak Klasemen
-
Andre Onana Minggir Dulu, Saatnya Altay Bayindir Unjuk Gigi Bersama Manchester United
-
Total Mendominasi West Ham, Mikel Arteta Gagal Paham Arsenal Bisa Keok di Kandang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati