Suara.com - Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Libya dalam pertandingan uji coba, Selasa (2/1/2024). Duel persahabatan kedua tim akan berlangsung di Turki.
Bagi Timnas Indonesia pertandingan melawan Libya merupakan persiapan menghadapi Piala Asia 2023. kejuaraan itu berlangsung pada 12 Januari sampai 10 Februari 2024.
Timnas Indonesia berada di Grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam. Butuh persiapan yang bagus mengingat lawan skuad Garuda tidak enteng.
Oleh sebab itulah laga melawan Libya ini menjadi salah satu persiapannya. Hal ini seperti diakui kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari yang menyebut Libya menjadi lawan bagus sebelum Piala Asia 2023.
Timnas Indonesia kelihatan serius meski statusnya cuma uji tanding. Ernando menyebut pelatih Shin Tae-yong sudah menyiapkan beberapa strategi untuk laga itu.
"Latihan tadi (Minggu, 31 Desember 2023) untuk mempersiapkan taktikal buat pertandingan menghadapi Libya," kata Ernando.
Meski begitu, Timnas Indonesia masih belum bisa menurunkan komposisi terbaiknya di laga ini. Pasalnya, tiga pemain diprediksi belum siap diturunkan.
Mereka adalah Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Sandy Walsh. Ketiga pemain ini baru bergabung dengan tim setelah sibuk bersama klubnya masing-masing.
Oleh sebab itulah juru formasi asal Korea Selatan itu akan menurunkan pemain yang sudah siap. Meski begitu, ada kans Elkan, Justin, dan Sandy turun dari bangku cadangan.
Sementara itu, Libya punya misi tidak jauh berbeda saat melawan Timnas Indonesia. Mereka mengincar hasil terbaik di Piala Afrika mendatang.
Bahkan, Libya punya misi terselubung lainnya. Pelatih Milutin Sredojevic sedang ingin melakukan peremajaan pada timnya. Timnas Indonesia dianggap cocok sebagai lawan.
"Tim akan memainkan pertandingan persahabatan pada bulan Januari mendatang dengan tim nasional Indonesia di kamp di kota Antalya," ujar Milutin.
Head to Head
Dari segi pertemuan, Timnas Indonesia pernah berjumpa dengan Libya. Terakhir pada 2008 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Timnas Indonesia yang sejatinya tertinggal 0-1 di babak pertama diputuskan menang WO dengan skor 3-1. Itu setelah disebut ada dugaan kekerasan yang dilakukan oleh ofisial Indonesia kepada pelatih Libya kala itu Adeem Abi Nowara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions