Suara.com - Perolehan poin serta ranking FIFA Timnas Indonesia bakal terdampak setelah mengalami kekalahan dari Timnas Libya pada pertandingan uji coba internasional menjelang kejuaraan Piala Asia 2023.
Yang terbaru, Timnas Indonesia baru saja mengalami kekalahan kedua melawan Libya. Dalam laga yang digelar di di Titanic Mardan Stadium, Antalya, Turki, Selasa (2/1/2024) malam hari WIB, skuad Garuda kalah 1-2.
Padahal, sebetulnya anak asuh Shin Tae-yong mampu unggul terlebih dahulu pada pertandingan ini melalui gol Yakob Sayuri (6’). Namun, Libya bisa membalas dua gol lewat Osama Mukhtar (10’) dan Ahmed Ekrawa (20’).
Ini menjadi kekalahan kedua yang dialami Timnas Indonesia saat menjajal kekuatan Libya. Sebelumnya, pada pertandingan uji coba pertama, skuad Merah Putih sempat digilas empat gol tanpa balas.
Karena berlangsung di luar kalender FIFA, laga uji coba antara Indonesia melawan Libya pada leg kedua ini termasuk dalam kategori tier 1. Artinya, poin hasil uji coba akan tetap dihitung meski nilai yang diperoleh tipis.
"Berhubung laga ini masuk kategori tier 1 atau digelar di luar kalender FIFA, poin yang didapat termasuk kecil,” bunyi pernyataan PSSI.
“Jika menang atas Libya, Indonesia bakal mendapatkan tambahan 2,93 poin. Sementara itu, jika imbang, Indonesia meraup 0,43 poin dan jika kalah kehilangan 2,07 poin," tambahnya.
Dengan demikian, Timnas Indonesia yang mengalami kekalahan harus kehilangan 2,07 poin. Artinya, jumlah poin Indonesia yang awalnya 1064,01, berkurang menjadi 1061,94 di ranking FIFA.
Meskipun mengalami penurunan jumlah poin, peringkat Timnas Indonesia di ranking FIFA tetap tak berubah di posisi ke-146. Jumlah ini hanya terpaut sedikit dari Botswana yang berada di atasnya dengan koleksi 1064,5.
Baca Juga: Justin Hubner Makin Kompak dengan Timnas Indonesia, Pertanda Baik untuk Piala Asia 2023
Skuad Merah Putih sebetulnya masih berpeluang untuk menambah pundi-pundi poinnya menjelang Piala Asia 2023. Sebab, masih ada satu laga uji coba melawan Iran yang akan berlangsung Selasa (9/1/2024).
Ini menjadi laga latih tanding terakhir bagi skuad asuhan Shin Tae-tong sebelum memulai perjalanan terjalnya di Piala Asia 2023 yang akan bergulir di Qatar.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Justin Hubner Makin Kompak dengan Timnas Indonesia, Pertanda Baik untuk Piala Asia 2023
-
Timnas Indonesia Loyo di Laga Tandang, Begini Dalih Shin Tae-yong
-
Timnas Kalah Lagi, Shin Tae-yong: Sabar, Sepak Bola Indonesia Akan Lebih Baik
-
Cetak Satu-satunya Gol Timnas Indonesia ke Gawang Libya, Yakob Sayuri Bilang Begini
-
6 Pelatih Jebolan Piala Dunia yang Bakal Adu Strategi di Piala Asia 2023
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax