Suara.com - Profil kapten Timnas Iran, Ehsan Hajsafi calon lawan Timnas Indonesia di laga uji coba jelang Piala Asia 2023 Qatar, sosoknya patut diwaspadai.
Pemain andalan AEK Athens dengan kemampuan yang lebih dari cukup untuk bisa membawa Iran mengalahkan Timnas Indonesia di laga uji coba.
Ehsan Hajsafi bukan pemain sembarangan, namanya sangat populer sebagai pemain serba guna di beberapa posisi seperti gelandang, bek dan winger.
Prestasi Ehsan Hajsafi juga tidak bisa dipandang remeh sebagai pesepak bola profesional, di tahun 2009 ia muncul sebagai pemain paling menjanjikan Asia.
Tiga kali sudah Ehsan membela Timnas Iran di Piala Dunia, di antaranya edisi 2014 di Brasil, 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.
Di kancah Piala Asia, Ehsan sudah bermain sebanyak tiga kali sejak edisi 2011, kemudian 2015 dan teranyar 2019.
Kariernya di level klub tak kalah mentereng, Ehsan sempat membawa Sepahan bermain di Piala Dunia Antarklub pada 2007 silam.
Karier Ehsan Hajsafi
Karier profesional sepak bola Ehsan Hajsafi dimulai pada tahun 2000 kala itu ia membela klub bernama Zob Ahan.
Enam tahun berselang ia hijrah ke Sepahan, memainkan dua pertandingan di Piala Dunia Antarklub edisi 2007.
Dan membawa Sepahan keluar sebagai runner-up Liga Champions Asia di tahun yang sama, setahun setelahnya ia dipanggil ke Timnas Iran.
Debutnya terjadi di laga persahabatan melawan Zambia, ia langsung menyumbang dua assist dalam kemenangan Iran dengan skor 3-2.
Usianya sudah menginjak 32 tahun saat Ehsan membela Iran di Piala Dunia 2022, menarik dinantikan performanya di laga melawan Indonesia.
Biodata Ehsan Hajsafi
Nama Lengkap: Ehsan Hajsafi
Tanggal lahir / Umur: 25 Feb 1990 (33)
Tempat kelahiran: Kashan, Isfahan
Kewarganegaraan: Iran
Tinggi: 1,78 m
Posisi: Bek-Kiri
Pemain Interasional saat ini: Iran
Jumlah penampilan / Gol: 132 / 7
Berita Terkait
-
Hajar Timnas Indonesia, 3 Pemain Libya yang Bisa Direkrut Klub BRI Liga 1
-
Shin Tae-yong Bongkar Cara Timnas Indonesia Bisa Gancor di Piala Asia 2023, Out Of The Box Banget!
-
Momen Calon Striker Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Cetak Gol Indah
-
Beri Pelajaran ke Shin Tae-yong, Pelatih Libya Soroti 2 Kekurangan Timnas Indonesia
-
Ivar Jenner Gemilang di Timnas Indonesia, Pemain yang Dicoret Shin Tae-yong Ikut Takjub
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati