Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan lebih memilih skuad Garuda bisa lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 lewat jalur peringkat tiga terbaik alih-alih menjadi runner-up Grup D.
Hal itu disampaikan Shin Tae-yong dalam wawancara dengan media negara asalnya, Korea Selatan yakni Sports Seoul, seperti dikutip dari TheThao247, Kamis (11/1/2024).
Juru taktik 53 tahun itu bukan tanpa alasan lebih memilih Timnas Indonesia menjadi salah satu dari empat tim yang lolos ke fase knock-out lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Melihat peta persaingan, Timnas Indonesia disebut Shin Tae-yong akan lebih diuntungkan andai finis peringkat ketiga dibanding runner-up Grup D.
“Lebih baik Indonesia masuk babak 16 besar dengan salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik daripada finis di peringkat kedua grup," kata Shin Tae-yong.
"Sebab jika dilihat secara obyektif, jika finis di peringkat kedua grup D, maka Indonesia harus bertemu Korea."
Shin Tae-yong mengakui andai bertemu Korea Selatan, peluang Timnas Indonesia untuk melangkah lebih jauh jadi semakin kecil. Hal itu yang membuatnya lebih memilih Garuda untuk menjadi salah satu dari empat peringkat tiga terbaik di fase grup.
Salah satu cara Shin Tae-yong untuk mewujudkan skema itu adalah dengan menentukan target realistis. Dia menyebut ingin membawa tim Merah Putih setidaknya menang sekali, imbang sekali dan kalah sekali di Grup D.
"Saat melawan Vietnam, Indonesia harus menang, dan melawan Irak minimal harus imbang. Sebenarnya timnas Jepang berada di level lain," kata Shin Tae-yong.
Baca Juga: Pede Kalahkan Vietnam dan Imbangi Irak, Media Asing: Shin Tae-yong Mimpi
"Ini tidak akan mudah, tapi saya berencana mempersulit mereka. Saya pikir kami bisa memberikan kejutan jika kami tidak melakukan kesalahan."
Timnas Indonesia akan mengawali perjuangan di Piala Asia 2023 dengan menghadapi Irak. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan pada 15 Januari mendatang.
Sementara laga kedua Grup D akan mempertemukan Timnas Indonesia menghadapi Vietnam pada 19 Januari di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha. Laga ini dianggap krusial bagi kedua wakil ASEAN dalam memperbesar peluang merebut satu tiket ke babak 16 besar.
Sedangkan pada pertandingan ketiga atau pamungkas, Timnas Indonesia akan melawan Jepang yang secara matematis diunggulkan tak hanya lolos sebagai juara Grup D, tetapi juga menjadi kampiun ajang ini.
Piala Asia 2023 akan berlangsung di Qatar mulai 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping