Suara.com - Kapten ketiga Timnas Indonesia, Rizky Ridho memberi masukan kepada timnya jelang laga hidup-mati kontra Jepang. Dia meminta skuad Garuda untuk menambal kekuarangan demi meraih hasil positif.
Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang dalam matchday ketiga Grup D Piala Asia 2023. Pertandingan bakal berlangsung di Stadion Al Thumama, Rabu (24/1/2024) malam WIB.
Tim asuhan Shin Tae-yong menatap laga ini dengan modal positif. Mereka baru mengalahkan musuh bebuyutan di ASEAN yakni Vietnam dengan skor 1-0 pada Jumat (19/1/2024).
Baca juga: Aksi Marselino Ferdinan Menjelma Gareth Bale, Bikin Pemain Vietnam Kartu Merah
Hasiul itu membuat Timnas Indonesia mengakhiri kutukan tak pernah menang atas Vietnam sejak 2016, sekaligus membuat Garuda kini menduduki urutan tiga klasemen Grup D Piala Asia 2023 dengan koleksi tiga poin.
Meski baru mencatatkan hasil positif, Rizky Ridho menegaskan Timnas Indonesia tak boleh takabur alias berpuas diri. Mereka harus melakukan evaluasi karena dinilai masih punya banyak kekuarangan jelang lawan Jepang.
“Alhamdulillah kami semua bisa mengamankan tiga poin penting ini,” ujar Ridho dilansir dari laman Persija, Sabtu (20/1/2024).
"Tapi tentu ada kekurangan yang harus kami koreksi agar kedepannya bisa bermain lebih baik lagi."
Jepang bukanlah lawan yang mudah bagi Timnas Indonesia. Samurai Biru bisa dibilang memiliki level jauh di atas Timnas Indonesia.
Baca Juga: Adu Penghasilan Pratama Arhan vs Asnawi Mangkualam, Akan Main Bareng di K League 1?
Tim asuhan pelatih Hajime Moriyasu saat ini menduduki peringkat 17 dunia alias yang terbaik di Asia. Mereka juga menyandang peraih gelar terbanyak Piala Asia dengan empat trofi.
Selain itu, Jepang dipastikan bakal tampil habis-habisan mengingat hasil matchday terakhir kontra Timnas Indonesia akan menentukan nasib mereka di ajang ini.
Sama seperti Indonesia, Jepang baru mengoleksi tiga poin hasil dari menang 4-2 atas Vietnam dan secara mengejutkan tumbang 1-2 dari Irak.
Mereka butuh kemenangan untuk mengunci satu tiket ke babak 16 besar, selayaknya Timnas Indonesia yang juga butuh hasil positif setidaknya satu poin untuk menjaga harapan lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Ridho memohon doa dan dukungan dari suporter. Eks pemain Persebaya Surabaya itu mengatakan motivasi ia dan rekan-rekan berlipat ganda mendengar teriakan suporter.
“Pada laga selanjutnya kami akan terus bermain sebaik mungkin,” pungkas sosok yang menjadi kapten ketika Asnawi Mangkualam dan Jordi Amat ditarik keluar dalam laga kontra Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Umuh Muchtar Optimis Persib Bisa Bantai Ratchaburi Lebih dari 3 Gol di Bandung Nanti
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya