Suara.com - Pelatih Malaysia, Kim Pan-gon marah dalam konferensi pers usai Harimau Malaya menahan imbang Korea Selatan dalam matchday terakhir Grup E Piala Asia 2023, Kamis (25/1/2024).
Meski berhasil menahan imbang raksasa Asia dengan skor 3-3 di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Malaysia tetap tersingkir karena finis di posisi buncit Grup E.
Dalam konferensi pers, Kim Pan-gon bersikap keras terhadap para wartawan Malaysia yang sempat mengkritik keras dirinya pasca tim kalah beruntun di dua laga awal Piala Asia 2023.
Baca juga: 2 Komentar Menarik Pelatih Jepang Usai Taklukkan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Kim Pan-gon mengaku tak senang dengan sikap wartawan Malaysia yang begitu mudah berubah sikap dari mengkritik jadi memuji kinerjanya pasca menahan imbang Korea Selatan.
"Kemarin kamu ingin memukul saya dan ingin saya keluar, dan hari ini kamu bertanya bagaimana saya bisa memotivasi pemain," kata Kim Pan-gon dikutip dari YouTube Harimau Malaya, Sabtu (27/1/2024).
Menurut Kim, tugas memberikan motivasi dan persiapan yang baik kepada para pemain memang kewajibannya, terlepas hasil positif atau negatif yang didapat Malaysia.
"Kami adalah sebuah tim, kami seperti keluarga. Kami harus memastikan lingkungan yang bagus untuk pemain, itu tugas kami. Kami berusaha memotivasi pemain," tegas Kim Pan-gon.
"Itulah yang tidak pernah kamu lihat, tapi kamu ingin menghajar saya, kamu ingin melihat saya keluar, kamu tidak bisa melakukan hal itu. Kemarin kamu menghajar saya, hari ini kamu memuji saya," tambahnya.
Baca Juga: Belum Ikhlas, Kapten Vietnam Ingin Balas Dendam ke Timnas Indonesia
Menurut Kim Pan-gon, media Malaysia harus bisa lebih mengapresiasi kerja keras dia, staf pelatih dan para pemain. Juru taktik asal Korea Selatan itu menilai Harimau Malaya butuh waktu untuk bangkit.
"Dalam dua tahun terakhir kami memberi kamu pekerjaan fantastis. Kami meraih hasil bagus, penampilan bagus, kami memberi kamu kemenangan 10-0, 5-0, 4-0, setiap pertandingan kami mencetak gol," jelas Kim.
Baca juga: WAGs Timnas Indonesia Beri Dukungan Langsung ke Qatar, Netizen Heboh
"Saya tahu, saya tahu kamu menunggu saya gagal. Kamu menunggu, saya tahu itu. Saya siap menghadapi itu, tidak masalah, saya selalu siap. Kamu ingin melihat saya keluar kemarin," tambahnya.
Timnas Malaysia menyusul Vietnam sebagai dua wakil Asia Tenggara yang terhenti di fase grup Piala Asia 2023. Sementara Timnas Indonesia dan Thailand menjadi dua wakil ASEAN yang sukses melaju ke babak 16 besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Bersiap ke Spanyol dan Brasil
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Timnas Italia Merana, Turki Kasih Kejutan
-
Hector Souto Fokus Perkuat Kedalaman Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk Target Piala Dunia
-
Tak Muluk-muluk, Hector Souto Pasang Target Lolos Semifinal Piala AFF Futsal 2026
-
Tottenham Tunjuk Roberto De Zerbi sebagai Nakhoda Baru
-
Amerika Serikat Kalah Dua Laga Beruntun Jelang Piala Dunia 2026, Calon Lumbung Gol?
-
Fakta di Balik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kutukan Juara Euro Terulang?
-
Diperkuat Eks Man United, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun
-
Main di 2 Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?
-
Penantian 20 Tahun, Republik Ceko Melaju ke Piala Dunia 2026