Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Matt Taylor, pelatih yang berhasil membujuk bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, bergabung Bristol Rovers.
Sebagaimana diketahui, jelang penutupan bursa transfer musim dingin 2024, Elkan Baggott mengamankan kepindahannya ke klub kasta ketiga atau League One, Bristol Rovers.
Bek berusia 21 tahun itu hijrah ke Bristol Rovers dengan status pinjaman dari Ipswich Town hingga akhir musim 2023/2024 ini.
Kepindahannya ke klub berjuluk The Pirates itu terjadi agar Elkan Baggott bisa mendapat menit bermain mumpuni.
Ya, selama berada di Ipswich Town pada musim ini, bek yang pernah membela Gillingham Town itu jarang mendapat menit bermain di tim utama.
Selain demi jam terbang, kepindahan Elkan Baggott tercipta karena sosok pelatih Bristol Rovers sendiri, yakni Matt Taylor.
Hal ini diakui Elkan Baggott yang menyebut alasan utamanya menerima pinangan Bristol Rovers karena sosok pelatih berusia 42 tahun tersebut.
“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan manajer (Matt Taylor). Cara tim bermain di sini, lingkungannya, itu adalah sesuatu yang menurut saya sangat cocok untuk saya,” kata Elkan Baggott dikutip dari laman resmi Bristol Rovers, Jumat (2/2).
Karena menjadi salah satu faktor dari kepindahan Elkan Baggott, menarik untuk mengupas sepak terjang Matt Taylor. Berikut profil pelatih Bristol Rovers tersebut.
Baca Juga: Cari Menit Bermain, Elkan Baggott Dipinjamkan Ke Klub Kasta 3 Liga Inggris
Kiper yang Jadi Bek Tengah
Bukan tanpa alasan mengapa Elkan Baggott tertarik pindah ke Bristol Rovers setelah berdiskusi dengan Matt Taylor. Sebab, pelatihnya itu dulunya juga seorang bek tengah.
Pria yang bernama lengkap Matthew James Taylor itu dulunya adalah seorang pemain profesional, yang kini banting setir menjadi pelatih usai gantung sepatu.
Pria kelahiran Chorley, Inggris pada 30 Januari 1982 tersebut mulanya adalah seorang kiper saat masih bermain di akademi Everton di akhir tahun 1990 an.
Namun dirinya gagal menembus tim senior Everton dan kemudian dilepas ke Burscough. Dari kepindahan ini, karier Matt Taylor sebagai pemain banyak dihabiskan di tim-tim kasta bawah.
Setelah membela Burscough, Matt Taylor pernah bermain untuk tim-tim semi-profesional dan bermain di level kampus.
Berita Terkait
-
Cari Menit Bermain, Elkan Baggott Dipinjamkan Ke Klub Kasta 3 Liga Inggris
-
Profil Bristol Rovers, Klub Liga 3 Inggris Dapat 'Rejeki Nomplok' Dipinjamkan Elkan Baggott
-
Resmi! Elkan Baggott Resmi Gabung ke Bristol Rovers
-
Sepak Terjang Bristol Rovers, Tim Kasta Ketiga yang Jadi Korban Elkan Baggott di Piala Liga Inggris
-
Skill Elkan Baggott Bikin Pemain Bristol Rovers Jatuh Nyungsep, Simpel tapi Berkelas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat