Suara.com - Pengakuan jujur bek RANS Nusantara FC, Angelo Meneses soal tabiat pemain Indonesia yang suka berlari saat bertanding tapi minim pemahaman soal taktik.
Kagetnya Angelo Meneses terhadap kebiasaan pemain Indonesia saat bertanding, pengakuan jujurnya seperti kritik halus yang perlu ditanggapi secara serius.
Bukan mempermasalahkan pengakuan Angelo Meneses, tetapi sebagai evaluasi bagaimana cara pemain Indonesia bermain hingga tak dicap asal-asalan.
Pengakuan itu disampaikan Angelo Meneses saat menceritakan bagaimana kisahnya sampai bisa berkarier di Liga Indonesia dari Portugal.
Musim 2022/2023 lalu, Angelo masih bermain di kasta kedua Liga Portugal bersama SC Covilha sebelum akhirnya terdegdradasi ke kasta ketiga.
Tawaran untuk bermain di Indonesia diakui Angelo berasal dari seorang pengusaha di Indonesia dan sosok Eduardo Almeida selaku pelatih yang berkarier di Liga 1.
Kendati belum lama bermain di Indonesia, Angelo ternyata sudah paham bagaimana karakter permainan sepak bola Indonesia.
Menurutnya pemain lokal memiliki semangat kerja keras yang besar dan suka berlari, tetapi masih kurang paham dengan taktik bermain.
"Mereka suka bekerja, berlari dan saya tidak punya alasan untuk mengeluh," ucap Angelo Meneses.
Baca Juga: Caleg DPRD 2024 Ini Dukung Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Diperpanjang
"Saya pernah mendengar laporan bahwa orang lanjut usia tidak terlalu suka bekerja, namun saya tidak punya alasan untuk mengeluh,"
"Ada beberapa pemain yang berkembang, mereka cepat dan gesit, namun sangat kurang berlatih. Anda bisa melihatnya pada tingkat taktikal.
'Merupakan sebuah petualangan bermain di liga ini karena mereka sangat lemah dalam taktik,".
"Anda bisa saja memimpin 1-0 dan pada menit ke-90 dua bek sayap Anda bermain melebar, para gelandang berada di depan dan Anda mengalami kesulitan dalam transisi,"
"Ini adalah laga-laga yang penting, di mana sepertinya Anda selalu tidak tenang,"
"Tapi kemudian Anda beradaptasi dan bahkan menjadi bersemangat dengan hal tersebut." imbuhnya.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Francisco Rivera Cetak Gol Telat, Madura United vs RANS Nusantara FC Berakhir Imbang 2-2
-
Eduardo Almeida Ungkap Target RANS Nusantara FC di Laga Uji Coba
-
Pulih dari Cedera Panjang, Angelo Siap Kembali Bela RANS Nusantara FC saat BRI Liga 1 Restart
-
BRI Liga I: RANS Nusantara FC Gelar Latihan Perdana, Eduardo Almeida Beberkan Kondisi Pemain
-
Biodata dan Kekayaan Munawar Ahmad, Mendiang Ayah Raffi Ahmad yang Ternyata Direktur Bank
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati