Suara.com - Satoru Mochizuki resmi menjadi pelatih Timnas Wanita Indonesia. Di sepak bola Jepang, Satoru Mochizuki bukan orang baru. Dia malang melintang di dunia sepak bola negeri Matahari Terbit itu.
Mochizuki juga memiliki pengalaman bermain untuk timnas Jepang selama periode 1988-1989.
Pada tahun 1995, Mochizuki memperkuat tim Kyoto Purple Sanga sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun pada tahun 1997.
Setahun setelah pensiun, Mochizuki memulai karir kepelatihannya dengan ditunjuk sebagai pelatih Kyoto Purple Sanga.
Ia kemudian bergabung dengan Vissel Kobe pada tahun 2000, namun, kontraknya diputus pada tahun 2001.
Mochizuki kemudian menangani tim muda Omiya Ardija pada tahun 2005, membuka jalan baginya untuk menangani tim nasional Jepang U-16 pada tahun yang sama.
Pada tahun yang sama, Mochizuki menjadi instruktur pelatih di Federasi Sepak Bola Jepang (JFA).
BACA JUGA: Ironi PSSI Soal Timnas Putri: Pelatih Kelas Dunia, Liga Tak Ada
Baca Juga: Bisa Dilirik Pelatih Baru, 8 Pemain Timnas Putri Indonesia Ternyata Main di Liga Luar Negeri
Antara tahun 2006 dan 2007, ia melatih tim muda Urawa Reds, sebelum kemudian menjadi pelatih kepala di JFA National Training Center pada tahun 2007-2008.
Pada tahun 2008, Mochizuki menjadi pelatih di tim kampus Biwako Seikei Sports University.
Tidak lama setelah itu, Mochizuki bergabung dengan staf kepelatihan timnas wanita Jepang di bawah naungan JFA.
Perannya terus berkembang hingga tahun 2012, meraih sejumlah prestasi selama periode tersebut.
Antara tahun 2014 dan 2017, Mochizuki melatih tim nasional universitas putri Jepang. Pada tahun 2019, setelah masa pengangguran singkat, ia kembali menduduki posisi tersebut.
Satoru Mochizuki lahir di Otsu, Shiga, Jepang, pada 18 Mei 1964. Karir sepak bola profesionalnya dimulai pada tahun 1980 ketika ia bergabung dengan tim sepak bola Shiga Prefectural Moriyama High School.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?
-
Pemain Keturunan Depok Jadi Top Skor Periode 3 Eerste Divisie, Solusi Lini Serang Timnas Indonesia?