Suara.com - Shin Tae-yong (STY) telah melatih Timnas Indonesia selama lebih dari empat tahun, dan dalam periode tersebut, ia telah memberikan kesempatan bermain kepada 71 pemain yang berbeda.
Dari sekian banyak pemain itu, kita akan menyoroti mereka yang sering dipanggil oleh Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia namun memiliki jam terbang yang terbatas.
Penjaga gawang Syahrul Trisna, yang berasal dari Persikabo 1973, tercatat 29 kali dalam susunan pemain Timnas Indonesia. Sayangnya, dari jumlah itu, Shin Tae-yong hanya memasukkannya ke lapangan sebanyak tujuh kali.
Shin Tae-yong juga menjadi pelatih yang memberikan debut kepada Syahrul Trisna di Timnas Indonesia, di mana penampilan perdananya terjadi dalam pertandingan melawan Timnas Kamboja pada tahun 2021.
Muhammad Riyandi, kiper berbakat dari Persis Solo, memiliki potensi besar, namun cedera sering menghalangi kemajuannya. Shin Tae-yong sering memasukkannya ke skuad Timnas Indonesia, tetapi jarang memainkannya.
Dari 23 kali masuk skuad, Riyandi hanya bermain empat kali, penampilan terbarunya pada tahun 2021 saat mengalahkan Timnas Myanmar 4-1.
Persaingannya dengan Ernando Ari Sutaryadi dan Nadeo Argawinata membuatnya kesulitan mendapatkan waktu bermain yang cukup di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.
Baca Juga: Media Korea Selatan Sebut Shin Tae-yong Pahlawan Timnas Indonesia, Kenapa?
Edo Febriansyah membuat debutnya di Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, tampil selama 12 menit saat mengalahkan Timnas Myanmar 4-1 pada November 2021.
Meskipun sudah 32 kali masuk skuad Timnas Indonesia, Edo hanya memiliki kesempatan bermain sebanyak 13 kali.
Sebagai fullback kiri, persaingannya dengan Pratama Arhan dan kehadiran Shayne Pattynama membuatnya sulit mendapatkan waktu bermain yang signifikan.
Edo Febriansyah, bek asal Persib Bandung, sejauh ini lebih sering duduk di bangku cadangan daripada beraksi di lapangan.
Shin Tae-yong mempercayakan Wahyu Prasetyo pada pertengahan tahun lalu, saat bek dari PSIS Semarang itu bermain selama 19 menit dalam kemenangan 2-0 melawan Timnas Turkmenistan.
Sayangnya, itu menjadi satu-satunya penampilan Wahyu Prasetyo untuk Timnas Indonesia hingga saat ini. Dalam sembilan pertandingan berikutnya, pemain berusia 25 tahun itu selalu menghabiskan waktu di bangku cadangan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina