Suara.com - Pencarian pemain-pemain keturunan Indonesia yang kini tersebar di Eropa kembali memunculkan sosok baru. Kali ini, nama yang mencuat ialah Danilson Soares Silva, gelandang keturunan yang berkarier di Liga Portugal.
Akun Instagram yang kerap mengulas kiprah para pemain keturunan di luar negeri, @Fotboll.Indonesiaa, belakangan ini memunculkan sosok Danilson Soares Silva yang mengaku memiliki darah keturunan Indonesia.
Danilson mengatakan, garis keturunan Indonesia itu diperoleh dari neneknya yang berasal dari silsilah ibunya. Dia menyebut, neneknya itu lahir di Bandung dan memutuskan pindah ke Belanda ketika berusia 14 tahun.
Sementara itu, silsilah keluarga dari ayahnya berasal dari Cape Verde. Dengan fakta semacam ini, Danilson tentu memenuhi syarat untuk menjalani proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI).
“Ya saya Punya darah Indonesia dari nenek saya yang lahir di Bandung orangtua dari ibu saya. Saya memiliki darah Cape Verde dari ayah saya. Nenek saya ketika berumur 14 tahun dia pindah bersama ibunya ke Belanda,” kata Danilson mengutip dari @futboll.indonesia.
Lantas, siapakah sebetulnya sosok Danilson Soares Silva? Bagaimana rekam jejaknya di dunia sepak bola sehingga dia layak untuk menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Danilson Soares Silva
Apabila merujuk pada data-data yang dihimpun oleh laman Playmarkerstats.com, Danilson Soares Silva tercatat lahir di Belanda pada 6 Maret 2002. Artinya, usianya saat ini baru menginjak 21 tahun.
Saat ini, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu berkarier bersama klub asal Liga Portugal, SC Olhanense 1912. Klub ini memang punya sejarah yang cukup panjang di kancah sepak bola Portugal.
Namun demikian, statistik dan kontribusi yang diukir pemain dengan nama lengkap Danilson Manuel Jan Soares Silva itu bersama SC Olhanense 1912 musim ini memang tak bisa dikatakan mengesankan.
Sebab, dari total 13 pertandingan pada musim 2023/2024, dia sama sekali belum mencetak gol maupun assist, baik itu ketika bermain di kompetisi maupun turnamen-turnamen lainnya yang diikuti.
Sayangnya, klub tersebut juga memiliki nasib yang tak baik. Sebab, pada musim lalu, yakni 2022/2023, SC Olhanense 1912 harus terdegradasi ke kasta kelima karena terdampar di peringkat ke-13.
Selebihnya, tak ada banyak informasi yang dapat dihimpun dari pemain tersebut. Pasalnya, kiprah pemain-pemain yang tampil di level bawah memang sulit terlacak.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Beda dengan PSSI yang Cuek, Keluarga Shin Tae-yong Rayakan Keberhasilan Timnas Indonesia di Korea Selatan
-
Shin Tae-yong Mode Pencari Bakat, Keliling Belanda Cari 'Harta Karun' untuk Timnas Indonesia
-
Mental Juara! Ini Modal Besar Timnas Indonesia untuk Menggila di Piala Asia U-23 2024
-
Sepak Bola Vietnam Pasang Ambisi Mengerikan di Tahun 2024, Pertandingan Kontra Timnas Indonesia Jadi Laga Pamungkas
-
Dibanding SUGBK, 2 Stadion ini Lebih Menakutkan Bagi Timnas Vietnam
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial