Meski sempat bimbang, pria yang kini akrab disapa Coach RD itu tetap menjalani dua peran sebagai pesepak bola dan tentara secara bersamaan.
Usai lulus dari pendidikan militer, Coach RD pun ditempatkan sebagai perwira Angkatan Laut (AL). Tapi, ia memutuskan pensiun dini dari karier yang ia dambakan sejak kecil tersebut.
Usai pensiun dari TNI, Coach RD kembali fokus ke sepak bola. Pasca gantung sepatu sebagai pemain, pria yang kini berusia 57 tahun itu pun menjadi pelatih.
Karier kepelatihannya bermula di Persikota Tangerang. Kemudian, Coach RD menjadi pelatih Persipura Jayapura pada 2005.
Saat melatih Persipura, Coach RD mampu membawa tim besutannya menjuarai Liga Indonesia. Catatan itu membuatnya dipinang oleh Persija Jakarta pada 2006.
Usai setahun melatih Persija, Coach RD pun kemudian berlabuh di Sriwijaya FC. Di klub asal Palembang ini, ia mampu meraih beragam prestasi.
Bersama Sriwijaya FC, Coach RD mampu menjuarai Liga Indonesia 2007/2008 dan Copa Indonesia secara Hattrick pada 2007/2008, 2009, dan 2010.
Catatan apiknya di Sriwijaya FC pun membuat Coach RD menjadi salah satu pelatih terbaik di Indonesia, sehingga ia dipinang berbagai klub dan juga PSSI.
Coach RD sempat menjadi pelatih sementara Timnas Indonesia pada 2013 dan juga melatih Timnas Indonesia U-23 di tahun yang sama.
Baca Juga: Beda Jauh dengan Mayor Teddy, Cara Mat Sony Ajudan Jokowi Tetap Waspada Gak Lebay
Setelahnya, ia melatih berbagai klub Tanah Air dan kini melatih tim Barito Putera terhitung sejak tahun 2023 kemarin, pasca dilepas oleh RANS Nusantara FC.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Beda Jauh dengan Mayor Teddy, Cara Mat Sony Ajudan Jokowi Tetap Waspada Gak Lebay
-
Punya Tujuan Mulia, Barito Putera Siap Kirim Banyak Pemain ke Timnas Indonesia U-23
-
3 Striker Alternatif Timnas Indonesia U-23 jika Hokky Caraka Tak Dilepas PSS Sleman
-
Apes Banget! Niat Selfie Bareng Mayor Teddy, Pemuda Ini Malah Dihalau Sosok Baret Merah
-
Demi Timnas Indonesia U-23, LIB Minta PSSI Hapus Satu Aturan Liga 1
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam