Suara.com - Pelatih PSM Makassar pamer kontribusi timnya untuk Timnas Indonesia. Salah satunya adalah sering menurunkan pemain-pemain U-23 di Liga 1 2023/2024.
Dalam regulasi BRI Liga 1 2023/2024, setiap tim memang wajib menurunkan satu pemain U-23. Pemain tersebut harus tampil sebagai starter setidaknya 45 menit.
Namun, Tavares tak cuma menurunkan seorang saja. Ia sering memainkan lebih dari satu pemain U-23 seperti ketika melawan Persebaya Surabaya, Rabu (28/2/2024).
Baca juga: PSBS Biak Resmi Promosi, Papua Kembali Punya Wakil di Liga 1
Bagi Tavares hal tersebut adalah bentuk kontribusi klub ke Timnas Indonesia. Jadi, nantinya tim Merah-Putih bisa memakainya.
"Lihat, berapa banyak pemain U-23 yang kami mainkan. PSM sudah memberikan kontribusi ke Timnas Indonesia," ujar Tavares dilansir dari kanal YouTube PSM, Kamis (29/2/2024).
"Setelah ini Timnas Indonesia mengambil beberapa pemain untuk pemusatan latihan. Berapa banyak pemain PSM di musim ini yang kita lihat hanya tiga sampai empat kali sepekan," jelasnya.
Juku Eja memang sering melepas pemain ke Timnas Indonesia dari segala kelompok umur. Di senior ada Yakob Sayuri, namun nama-nama seperri Reza Arya, Yance Sayuri, dan Dzaky Asraf pernah masuk tim nasional.
Di level U-23 ada Ananda Raehan dan Dzaky Asraf. Satu nama sempat dipanggil Pelatih Shin Tae-yong yaitu Victor Dethan.
Baca Juga: Alasan Timnas Indonesia Harus Tetap Waspada meski Vietnam Bermasalah di Lini Depan
Baca juga: TC Timnas Indonesia U-16 Selesai, Nova Arianto Ungkap Peran Penting Shin Tae-yong dan Indra Sjafri
PSM Makassar mempunyai tiga nama di U-20 yang terdiri dari Syamil Bahij, Sulthan Zaky, dan Mufli Hidayat. Bukan tidak mungkin angka itu bertambah.
"Banyak pemain penting yang tidak bisa bermain karena cedera, tapi kami memberikan kesempatan pada pemain lain," jelas Tavares.
"Pemain muda mendapatkan kesempatan untuk bermain dan melihat performanya, beberapa dari mereka mendapatkan beberapa menit bermain musim ini."
"Beberapa dari mereka baru mendapatkan menit pertama, saya bangga dan PSM punya masa depan," pungkas Bernardo Tavares.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga