Suara.com - Manajemen Persebaya Surabaya menyatakan kondisi Bruno Moreira dalam keadaan baik setelah dilakukan observasi lanjutan oleh tim medis dan siap turun dalam laga melawan Borneo FC pada laga pekan ke28 BRI Liga 1, Kamis (7/3/2024).
"Pak Presiden (Persebaya) setelah laga melawan PSS Sleman langsung memerintahkan untuk dilakukan observasi lanjutan terkait keadaan Bruno dan hasilnya baik, indikasinya traumatic brain injury, tapi Alhamdulillah baik-baik saja dan siap diturunkan saat melawan Borneo FC," ujar Sekretaris Persebaya Surabaya Ram Surahman saat dihubungi ANTARA, Kamis.
Selain itu, kata Ram, sejumlah pemain Persebaya yang sempat absen akibat akumulasi kartu seperti Reva Adi Utama, Arief Catur Pamungkas dan Andre Oktaviansyah sudah dapat bertanding.
"Reva, Catur sama Andre sudah bisa main, termasuk Bruno sudah berada di sana," katanya.
Namun, lanjutnya, untuk penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi belum bisa diturunkan karena masih dalam tahap pemulihan.
"Cuma Ernando yang belum bisa turun," tuturnya.
Sementara itu, Direktur operasional Persebaya Candra Wahyudi menilai apa yang dilakukan pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi dengan menendang kepala Bruno Moreira itu dapat berisiko fatal, meskipun saat ini keadaannya baik-baik saja.
"Sebenarnya bukan poinnya Bruno baik, kemudian semuanya baik-baik saja, apa yang dilakukan pemain PSS Sleman kepada Bruno ini ada risiko yang sangat fatal apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, jadi penekanannya di sana," ucap Candra.
Meskipun saat pertandingan Bruno bisa bangkit lagi, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan kondisi kepala pemain asal Brasil itu.
Baca Juga: Bung Kus Kasih 'Peringatan' Soal Kualitas Rumput Stadion GBK Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam
"Kami sempat melakukan observasi oleh tim medis. Memang, di pertandingan itu Bruno bisa menyelesaikan pertandingan sampai selesai. Tapi kemarin untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kami juga melakukan observasi. Alhamdulillah hasilnya baik," ujar
Sebelumnya, aksi Wahyudi Hamisi menjadi sorotan lantaran tendangannya mengenai kepala pemain Persebaya Bruno Moreira saat pertandingan pekan ke-27 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (3/3) sore.
Insiden tersebut, terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-19, saat Bruno tergeletak di lapangan namun pertandingan masih berlanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Transpuan Tak Minta Dilegalkan, Tapi Butuh Perlindungan Warga Negara
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan
-
Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul
-
Sebelum Pakai Cushion Harus Pakai Apa? Ini Urutannya agar Makeup Flawless dan Tahan Lama
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
-
4 Lipstik Dior Paling Murah di Zalora, Budget Terbatas Tetap Bisa Coba Merek Premium
-
Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami
-
LP3HI Gugat Praperadilan Kasus Febrie Adriansyah, Anggap Ada Kejanggalan Prosedur Administratif