Suara.com - Penyerang sayap Ryan Kurnia meminta rekan-rekannya di Persib Bandung untuk mewaspadai motivasi yang dimiliki Persikabo 1973 saat kedua tim bertemu pada pekan ke-29 BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (13/3/2024).
Dikutip Antara dari laman resmi klub, Rabu (13/3/2024), Ryan menjelaskan Persikabo 1973 tentu memiliki motivasi tinggi mengalahkan Persib Bandung demi torehan poin penuh.
Ryan menyadari mantan timnya tersebut tentu ingin mengamankan poin penuh untuk menjaga asa keluar dari zona degradasi klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
"Memang Persikabo kondisinya berbeda dengan musim sebelumnya, tapi tetap berbahaya. Kami harus waspadai karena melawan Persib motivasi mereka suka berlipat. Itu juga yang saya rasakan dulu," ungkap Ryan.
Pemain bernomor punggung 96 itu menegaskan dirinya siap untuk memberikan kemampuan terbaiknya bagi Persib Bandung ketika menghadapi Persikabo 1973.
Meski diunggulkan pada pertandingan ini, Ryan meminta Persib Bandung untuk tidak memandang sebelah mata Persikabo 1973 yang kini menempati posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
Persikabo 1973 kini memiliki total 17 poin hasil 28 pertandingan dan berjarak 14 poin dari zona aman yang ditempati oleh PSS Sleman.
Ryan menjelaskan Persib Bandung kini dalam motivasi tinggi untuk melanjutkan tren positif setelah pada tiga pertandingan sebelumnya mampu mengamankan kemenangan.
"Semua pemain fit dan pastinya akan berjuang maksimal untuk hasil terbaik," tegas Ryan.
Ryan Kurnia dalam tiga pertandingan terakhir Persib Bandung selalu dipercaya menempati posisi penyerang sayap dan pada tiga pertandingan tersebut skuad Maung Bandung dapat mengamankan poin sempurna.
Pada tiga pertandingan tersebut pemain berusia 27 tahun itu tercatat total menorehkan 159 menit bermain dan mampu menyumbangkan satu assist.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan