Suara.com - Timnas Indonesia meraih kemenangan gemilang melawan Timnas Vietnam dalam lanjutan matchday ketiga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Meskipun tertekan di babak pertama, performa impresif mereka pada paruh kedua membuahkan hasil gemilang dengan skor akhir 1-0 berkat sepakan kaki kiri Egy Maulana Vikri di menit 52.
Sementara itu, dalam pertandingan lain Grup F, Timnas Irak berhasil menekuk Timnas Filipina dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal dari Mohanad Ali di menit 84 membawa Irak menempati puncak klasemen sementara dengan sembilan poin, diikuti oleh Timnas Indonesia dengan empat poin, sementara Vietnam mengantongi tiga poin dan Filipina hanya mengumpulkan satu poin.
BACA JUGA: Ternyata Ini yang Bikin Timnas Vietnam Susah Pecat Philippe Trousier
Untuk meraih tiket ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia harus memastikan performa konsisten dalam sisa pertandingan.
Meskipun harus menghadapi tantangan berat, terutama di laga tandang melawan Vietnam pada 26 Maret 2024, langkah-langkah strategis harus diambil untuk mengamankan poin.
Selain itu, kemenangan di pertandingan kandang melawan Filipina pada 11 Juni 2024 akan menjadi kunci bagi langkah selanjutnya.
BACA JUGA: Persib Bandung Umumkan Lepas Beckham Putra ke Timnas Indonesia U-23, Bakal TC di Luar Negeri
Memastikan kemenangan dalam dua laga tersisa merupakan langkah penting bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Tiru Lemparan Jauh Pratama Arhan, Pemain Vietnam Justru Diledek karena Gagal
Meskipun perolehan 10 poin tidak akan mengubah posisi mereka dari peringkat kedua, ini akan memperkuat peluang mereka melaju ke babak selanjutnya.
Pertandingan krusial melawan Irak pada 6 Juni 2024 dan Filipina pada 11 Juni 2024 harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk meraih hasil maksimal.
Skenario terbaik bagi Timnas Indonesia adalah memenangkan kedua pertandingan tersisa dengan total delapan poin.
Namun, untuk memastikan keberhasilan tersebut, hasil pertandingan antara Vietnam dan Irak di matchday terakhir akan menjadi penentu.
Dengan memperhitungkan keunggulan Irak bermain di kandang, peluang Vietnam untuk kalah cukup besar.
Maka dari itu, di tengah ketegangan persaingan, Timnas Indonesia dituntut untuk tetap fokus dan bermain dengan semangat juang yang tinggi.
Kemenangan atas Vietnam pada 21 Maret 2024 akan menjadi langkah awal yang vital dalam mengamankan tiket ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Bos Klub Belanda Ungkap Ada Pemain Keturunan Indonesia dari Kampung tapi Skill Kota, Siapa Dia?
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
-
Direktur Ajax Puji Setinggi Langit Pemain Medan-Surabaya: Lincah dan Tak Kenal Takut
-
PSSI Ingin Naturalisasi Jenson Seelt? Wolfsburg Kirim Sinyal Bahaya, Pikirkan Masak-masak
-
Manchester City Menang 3-0, Erling Haaland Jadi Korban, Guardiola Santai tapi Was-was
-
Ibu Lahir di Indonesia, Bjorn Menzo Menanti Debut di Eredivisie, Minat Bela Merah Putih?
-
Polemik Superliga Berakhir, Presiden Real Madrid Florentino Perez Dibilang Sok Jagoan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan