Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berhasil membawa tren positif pada skuad Garuda belakangan ini. Setelah empat tahun membangun tim, kini STY mulai menuai hasilnya.
Usai tampil apik di Piala Asia 2023 lalu, Timnas Indonesia juga cemerlang di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua.
Dua kemenangan back-to-back gemilang kandang - tandang Timnas Indonesia melawan Vietnam di kualifikasi Piala Dunia pada jeda internasional Maret ini membuktikan kekuatan baru skuad Garuda. Kolaborasi antara disiplin tinggi dan pemain berkualitas meningkatkan optimisme tim.
BACA JUGA: Bung Towel Doyan Kritik Timnas Indonesia, Asisten Shin Tae-yong Akhirnya Bereaksi
Pujian media Korea Selatan, negara asal Shin Tae-yong, terhadap kontribusi pelatih berusia 53 tahun itu pada Timnas Indonesia pun mengalir.
Timnas Indonesia Kini Punya Warna
Media Korea Selatan, Hankooki, menyoroti kemajuan yang terjadi di Timnas Indonesia. Setelah mengalami banyak perubahan, skuad Garuda tampil dengan gaya permainan yang berbeda.
"Coach Shin secara perlahan menginfuskan filosofinya ke dalam tim Indonesia," tulis Hankooki, memuji pertahanan rapat, konsistensi jarak antar pemain, dan transisi cepat Timnas Indonesia.
Hankooki juga menekankan bahwa umpan-umpan akurat adalah hal baru yang muncul dalam permainan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Kontrak STY di Timnas Indonesia Kedaluwarsa dalam 3 Bulan, Menpora Angkat Bicara
Tekanan pada Vietnam Diberikan Tanpa Henti
Piala Asia 2023 di Qatar pada awal 2024 ini menjadi titik balik penting bagi Timnas Indonesia. Setelah menunggu lama, skuad Garuda senior akhirnya berpartisipasi lagi dalam ajang paling bergengsi se-Asia tersebut.
Marselino Ferdinan dan rekan-rekannya bahkan berhasil mencapai babak 16 besar, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Sejak itu, Timnas Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Mereka terus memberikan tekanan kepada tim-tim kuat Asia Tenggara, termasuk Vietnam, tanpa kenal lelah.
"Sejak saat itu, Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang konsisten," lanjut tulisan Hankooki.
"Mereka secara gigih menantang tim-tim kuat Asia Tenggara, termasuk Vietnam yang berperingkat tinggi di ranking FIFA.
Berita Terkait
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
Targetkan Piala Dunia, Nova Arianto Kawal Transisi Timnas Indonesia U-17
-
Maarten Paes Belum Cukup, Jordi Cruyff Bakal Menggila Bawa Pemain Top ke Ajax
-
Eks Pemain Ajax Doakan Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar