Suara.com - Safee Sali dengan jelas menyampaikan masalah timnas Malaysia setelah hasil minor di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia bulan lalu melawan Oman.
Tim Malaysia di bawah Kim Pan-gong menderita kekalahan dalam kedua laga tersebut. Mereka tumbang 2-0 di kandang dan kalah 0-2 saat laga tandang.
Apa saja kebobrokan yang diungkapkan oleh mantan pemain timnas Malaysia Safee Sali?
Baca Juga: Kabar 2 Pemain Abroad Timnas Indonesia, Beda Nasib Marselino dan Ragnar Oratmangoen
Tidak Punya Pemimpin di Lapangan
Menurut Safee Sali, timnas Malaysia kekurangan pemimpin di lapangan. Dia menambahkan bahwa kebanyakan pemain Malaysia lebih fokus pada penampilan individu daripada kerja tim.
"Kekurangan kepemimpinan di lapangan membuat saya khawatir," ujarnya seperti dikutip dari NST.
"Semua orang bermain sendiri untuk membuktikan sesuatu."
Perlu Renovasi Markas
Baca Juga: Hokky Caraka Gabung Timnas Indonesia U-23, PSS Sleman Akui Dirugikan dalam Lanjutan BRI Liga 1
Safee Sali juga mengkritik kondisi Stadion Nasional, kandang timnas Malaysia, menyatakan bahwa lapangan perlu diperbaiki.
"Jika lapangan Stadion Nasional kurang baik, lebih baik jangan dipakai," katanya.
Kekalahan dari Oman telah membuat peringkat FIFA timnas Malaysia turun drastis, bahkan mereka kalah oleh timnas Indonesia.
Saat ini, Harimau Malaya berada di peringkat 138, sementara timnas Indonesia naik ke peringkat 134.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung