Suara.com - Pelatih Vietnam U-23, Hoang Anh Tuan, mengungkapkan tantangan terbesar timnya yaitu kehilangan dukungan suporter karena performa menurun, ditandai dengan kekalahan dari timnas Indonesia tiga kali berturut-turut.
Vietnam kalah 0-3 dari Indonesia di kandang pada Maret lalu. Hasil itu diakui pelatih Hoang Anh Tuan bikin dukungan terhadap timnya berkurang jelang Piala Asia U-23 2024.
Hoang Anh Tuan berharap timnya bisa tampil maksimal di Piala Asia U-23 2024 untuk mendapatkan kembali kepercayaan suporter.
Baca juga: 4 Keputusan Kontroversial Wasit Nasrullo Kabirov 'Bantu' Qatar Kalahkan Timnas Indonesia U-23
Kesulitan utama timnas Vietnam U-23 bukan hanya masalah di dalam lapangan, melainkan bagaimana mendapatkan kembali dukungan suporter.
“Saya rasa masa lalu sudah berlalu. Kami harus maju dengan pola pikir positif dan energi yang tinggi. Terlepas dari situasi dan kesulitan, kami bertekad untuk berjuang hingga menit terakhir dan mendukung perkembangan sepak bola Vietnam," kata Hoang Anh Tuan, seperti dilaporkan oleh Thethao247.
Piala Asia U-23 2024 dimulai pada 15 April 2024. Timnas Vietnam akan berkompetisi di Grup D dengan Uzbekistan, Kuwait, dan Malaysia.
Tentang peluang timnya, Hoang Anh Tuan memilih untuk tidak banyak berkomentar. Ia menginginkan pemainnya tampil optimal selama Piala Asia U-23 2024.
“Saya rasa kita tidak perlu terlalu fokus pada target lolos dari babak grup," katanya. "Ketika turnamen belum dimulai, belum ada yang pasti."
Baca Juga: Profil Nasrullo Kabirov, Wasit Kontroversial Qatar vs Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024
“Meskipun memiliki target akan memberi motivasi, tapi melihat realitas juga penting," lanjutnya.
“Kami akan fokus untuk meraih hasil terbaik dalam setiap pertandingan untuk lolos dari babak penyisihan grup, kemudian kami akan mempertimbangkan peluang selanjutnya."
Timnas Vietnam U-23 akan memainkan matchday pertama Grup D dengan menghadapi Kuwait U-23 pada Rabu (17/3/2024).
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey