Suara.com - Shin Tae-yong bakal menghadapi negaranya sendiri di perempat final Piala Asia U-23 2024. Ya, Timnas Indonesia U-23 bertemu dengan Korea Selatan U-23.
Usai memastikan diri menjadi runner-up Grup A, Skuad Garuda Muda harus melawan juara Grup B yaitu Korea Selatan.
Korea Selatan sendiri sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Jepang 1-0 di matchday ketiga Grup B. Mereka mengoleksi 9 poin sempurna dari tiga laga.
Bagi Shin Tae-yong, ini akan menjadi pertemuan pertamanya melawan negara sekaligus timnas yang sempat dilatih olehnya.
Shin Tae-yong pernah menjadi pelatih Korea Selatan U-23 dari 2015-16 sekaligus menjadi pelatih Timnas senior Korea Selatan pada 2014 dan 2017-2018.
Bagi Shin Tae-yong, pertemuan antara Timnas Indonesia U-23 dengan Korea Selatan bisa menjadi ajang pembuktian.
Pembuktian yang dimaksud adalah hasil dari memori pahit yang pernah dialami oleh Shin Tae-yong saat melatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
Saat itu Korea Selatan berada di Grup F bersama Jerman, Meksiko, dan Swedia. Sayangnya Taeguk Warriors menelan kekalahan di dua laga awal.
Korea Selatan menelan kekalahan tipis 0-1 dari Swedia di matchday pertama, lalu dihajar Meksiko 1-2 di pertandingan kedua.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Bikin Korsel Panik, Taeguk Warriors Sampai Rotasi dan Ubah Strategi
Pada pertandingan terakhir grup, Korea Selatan secara mengejutkan mampu mengalahkan Jerman 2-0 yang berstatus sebagai juara bertahan.
Kemenangan itu memang menghindarkan Korea Selatan dari angkat koper di Piala Dunia 2018, justru membantu Meksiko lolos ke fase gugur.
Pulang dari Rusia ke Korea Selatan, Shin Tae-yong dan para pemain sebetulnya mendapat sambutan hangat di bandara.
Tapi ada satu kejadian tidak mengenakan terjadi kepada staf pelatih dan pemain karena sekelompok suporter yang kecewa melempar telur dan bantal ke arah rombongan.
Melempar bantal menandakan kritik dari orang-orang Korea kepada institusi atau yang tampil jelek. Sedangkan melempar telur adalah tradisi orang Korea untuk meluapkan kekecewaan baik kepada politisi atau pelaku kriminal.
Kini saatnya Shin Tae-yong memberi bukti kepada negaranya dan mantan tim yang dilatihnya pada laga yang berlangsung Jumat (26/4/2024) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-23 Bikin Korsel Panik, Taeguk Warriors Sampai Rotasi dan Ubah Strategi
-
3 Pemain Ini Hebat, Shin Tae-yong Bisa Andalkan Lawan Korea Selatan, Ada Debutan
-
Modal Korea Selatan Buat Kalahkan Timnas Indonesia U-23 Bikin Ngeri, Garuda Muda Dilarang Kendur
-
Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan, STY: Pelatih Hwang Sun-hong akan Stres
-
Keuntungan Timnas Indonesia U-23, Korea Selatan Terpaksa Rotasi Pemain di Perempat Final Piala Asia U-23 2024
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit