Suara.com - SC Heerenveen menyoroti 'oleh-oleh' yang dibawa pemainnya, Nathan Tjoe-A-On pasca membela Timnas Indonesia U-23 di fase grup Piala Asia U-23 2024.
Klub kasta teratas Liga Belanda (Eredivisie) itu memuji tinggi penampilan Nathan Tjoe bersama Garuda Muda.
Namun, satu hal yang sangat disorot SC Heereveen adalah 'oleh-oleh' yang dibawa sang pemain. Pemain keturunan Belanda-Indonesia itu kini terbukti bisa tampil di luar posisi aslinya sebagai fullback kiri.
Baca juga: Passing Bikin Susah Rekannya, Hokky Caraka Kena Omel Nathan Tjoe-A-On
Ya, selama memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024, Nathan dipercaya pelatih Shin Tae-yong mengisi pos gelandang terutama setelah Ivar Jenner tak bisa bermain akibat kartu merah kontra Qatar.
"Tjoe-A-On biasanya berposisi sebagai bek, namun ia ditempatkan sebagai gelandang untuk timnas Indonesia," tulis SC Heerenveen dilansir dari laman resminya, Selasa (23/4/2024).
"Ia terbukti layak mendapatkan 'emas' di posisi itu, karena dia memberikan assist untuk satu-satunya gol pertandingan melawan Australia."
Di laga kontra Qatar, Nathan Tjoe tampil sebagai pemain pengganti meski baru bergabung di hari pertandingan pada 15 April lalu. Hasilnya, Garuda Muda kalah 0-2.
Sementara di laga kedua Grup A, Nathan diturunkan Shin Tae-yong sebagai gelandang menggantikan Ivar Jenner yang absen karena akumulasi kartu.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan, STY: Pelatih Hwang Sun-hong akan Stres
Pada pertandingan yang berlangsung 18 April itu, Nathan tampil penuh. Diberikan mandat sebagai gelandang, sang pemain tak menyia-nyiakan kesempatan dan berhasil menyumbang satu assist untuk gol kemenangan Indonesia yang dicetak Komang Teguh.
Baca juga: Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Sedih Bacanya
Setelahnya, Nathan kembali bermain sebagai gelandang saat Indonesia melawan Yordania. Dia tampil penuh dan membantu Garuda Muda mengalahkan lawannya 4-1.
Kemenangan itu membuat Timnas Indonesia U-23 melangkah ke perempat final Piala Asia U-23 2024. Mereka akan menghadapi Korea Selatan pada Jumat (26/4/2024) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia U-23 sudah tak bisa memainkan Nathan Tjoe. Dia telah kembali ke klubnya, SC Heerenveen sesuai perpanjian dengan PSSI.
Sebagai informasi, Piala Asia U-23 2024 tidak bergulir dalam agenda resmi FIFA. Alhasil, klub bisa saja tidak melepas sang pemain atau membuat syarat untuk memanggilnya pulang di tahap-tahap tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional