Suara.com - Lolosnya Timnas Indonesia U-23 ke babak semifinal Piala Asia U-23 2023 disambut suka cita publik tanah air. Publik Indonesia begitu bangga dan suka cita dengan prestasai yang ditorehkan oleh anak asuh Shin Tae-yong.
Kegembiraan juga ditunjukkan oleh putra dari Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar atau yang akrap disapa Alam Ganjar. Alam mengutarakan kebanggaan atas capaian Rizky Ridho dkk yang mengalahkan Korsel U-23 di babak perempatfinal.
Lewat unggahan story di akun Instagram miliknya, Alam Ganjar menuliskan satu kata untuk Timnas Indonesia U-23. "Istimewa," tulis Ganjar pada unggahannya seperti dikutip, Jumat (26/4).
Baca juga:
Pada postingan itu, Ganjar juga menyertakan foto skuat Timnas Indonesia U-23 yang berhasil lolos ke babak semifinal Piala Asia U-23 2023.
Sejarah dibuat oleh Timnas Indonesia U-23 dengan mengalahkan Korsel U-23 di babak perempatfinal. Pasukan Shin Tae-yong menang adu penalti 11-10.
Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23 unggul cepat lewat gol spektakuler yang dicetak oleh Rafael Struick pada menit ke-15. Permainan Timnas Indonesia U-23 terjaga konsistensinya meski unggul 1-0.
Sejumlah peluang emas sukses diciptakan seperti yang didapat oleh Marselino Ferdinan setelah kerjasama satu dua dengan Struick. Sayang sepakan Marselino masih melebar dari gawang Korsel.
Di menit akhir babak pertama, Korsel U-23 mampu menyamakan kedudukan. Sundulan pemain Korsel mengenai Komang Teguh dan masuk ke gawang Ernando Ari.
Di sini mental anak asuh Shin Tae-yong teruji. Skuat U-23 terus menampilkan penampilan terbaik hingga mampu kembali unggul 2-1. Umpan panjang dari Ivar Jenner sukses dikonversi menjadi gol oleh Struick.
Baca juga:
Striker Ado Den Haag itu mengontrol bola dan mengecoh bek lawan untuk kemudian menaklukkan kiper Korsel dengan sepakan kaki kiri. Di babak kedua, Korsel kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat pemain pengganti Jeong Sang-bin.
Setelah berjibaku di waktu ekstra time, pertandingan pun dilanjutkan lewat babak adu penalti. Di babak adu penalti ini drama tercipta.
Sepakan Hubner sebenarnya sempat digagalkan kiper Korsel, tetapi tendangan itu harus diulang karena sang kiper bergerak lebih awal. Saat sepakan penalti Hubner diulang, ia tak lagi tak membuat kesalahan untuk membuat skor menjadi 5-5.
Berita Terkait
-
Pendidikan Mentereng Rizky Ridho: Kapten Timnas Jadi Imam Salat di Piala Asia, Ternyata Peraih Beasiswa
-
Poster Ucapan Erick Thohir untuk Timnas Indonesia Bikin Ernest Prakasa Respek, Ada Apa?
-
Pantas Disayang Istri dan Mertua, Attitude Pratama Arhan ke Pemain Lawan Jadi Sorotan
-
Jadi Penentu Tersingkirnya Korea Selatan, Pratama Arhan Kena Blacklist Layaknya Ahn Jung-Hwan 2002?
-
Ernando Ari Ledek Pemain Korsel dengan Bergoyang usai Tepis Penalti, Ternyata untuk Balas Pemain Satu Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta
-
Wakil Presiden Inter Milan Pesimistis Bisa Rekrut Nico Paz