Suara.com - Kiper FC Dallas, Maarten Paes ternyata telah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) setelah mengambil sumpah pada Selasa (30/4/2024) pagi WIB. Kehadiran Paes bikin starting line-up Timnas Indonesia bisa diisi 11 pemain naturalisasi.
Kabar Maarten Paes telah resmi menjalani sumpah WNI salah satunya disampaikan akun Instagram Transfermarkt Indonesia, @TMidn_news.
Situs web statistik sepak bola yang berbasis di Jerman itu mengabarkan Maarten Paes jumlah penjaga gawang Indonesia resmi bertambah.
Baca juga: Jejak Kriminal Shen Yinhao, Wasit Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan
"Kedalaman skuad di sisi penjaga gawang dipastikan akan bertambah seiring resminya Marteen Paes menjadi WNI," tulis Transfermarkt dikutip Suara.com pada Selasa (30/4/2024).
"Namun kiper FC Dallas tersebut masih harus mengurus berkas di CAS untuk bisa membela timnas Indonesia di laga terdekat."
Andai PSSI bisa menyelesaikan masalah perpindahan asosiasi Maarten Paes dari Belanda (KNVB) ke PSSI, maka Timnas Indonesia dipastikan bakal semakin kuat.
Kehadiran Maarten Paes bahkan memungkinkan Timnas Indonesia tampil dengan 11 pemain naturalisasi/keturunan.
Sebelum Paes, Indonesia diketahui telah menaturalisasi Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes hingga Nathan Tjoe-A-On.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Maarten Paes Resmi Jadi WNI, Ternyata Ambil Sumpah Pagi Tadi
Baca juga: BREAKING NEWS! Maarten Paes Resmi Jadi WNI, Ternyata Ambil Sumpah Pagi Tadi
Nama-nama tersebut bergabung dengan barisan pemain yang sudah lebih dulu dinaturalisasi seperti Justin Hubner, Jodri Amat, Elkan Baggott hingga Rafael Struick.
Berikut starting line-up Timnas Indonesia dengan 11 pemain naturalisasi
Timnas Indonesia (3-4-1-2): Maarten Paes; Justin Hubner, Jodri Amat, Elkan Baggott*; Sandy Walsh, Thom Haye, Marc Klok, Jay Idzes; Ivar Jenner; Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick.
Pelatih: Shin Tae-yong
*Mendapat status WNI karena memilih sebelum usia 21 tahun, alih-alih melewati proses naturalisasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Tajam! Fabio Capello Sebut Cristiano Ronaldo Tak Punya Otak Jenius seperti Messi
-
Kembali Lawan Persipal Palu, Kendal Tornado FC Pantang Remehkan Lawan
-
Setelah Franck Ribery, Nama Benzema Juga Muncul di Epstein File? Otoritas Hukum AS Bilang Begini
-
Main 7 Menit Saat Persib Bandung Dibantai, Layvin Kurzawa Catat Rekor Apik, Kok Bisa?
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs