Terlepas hasil tersebut, tim asuhan Stefano Cugurra sejatinya telah memastikan posisi ketiga klasemen. Kekalahan membuat mereka mengakhiri musim di dengan koleksi 58 poin.
Regulasi Championship Series BRI Liga 1 2023-2024
Championship Series merupakan fase kedua dari BRI Liga 1 2023-2024. Fase ini akan menentukan siapa tim yang berhak menjuarai kompetisi.
Sebanyak empat tim yang finis teratas di klasemen Reguler Series akan bertarung di Championship Series untuk merebut trofi BRI Liga 1 2023-2024.
Merujuk regulasi pertandingan dalam adendum Regulasi Kompetisi BRI Liga 1 2023-2024, sistem yang digunakan di Championship Series Liga 1 2023-2024 adalah babak gugur atau knock-out yang dimulai dari semifinal.
Setiap tim akan saling bertemu dua kali (kandang-tandang). Tim yang berhasil menang berhak melaju ke babak final.
Babak Championship Series tidak mengenal aturan gol tandang. Artinya, agregat yang imbang diwaktu normal setelah leg kedua rampung, akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Jika masih belum menemukan pemenang, maka adu penalti bakal dilakukan.
Tim juara hingga urutan di bawahnya pada Championship Series akan mendapat slot untuk mewakili Indonesia di AFC Club Competitions 2024-2025 mengikuti ketentuan yang ditetapkan PSSI dan AFC serta mendapatkan lisendi dalam proses AFC Club Licensing Cycle 2023-2024.
Peserta Championship Series BRI Liga 1 2023-2024
Baca Juga: Persija Tutup BRI Liga 1 Lawan PSIS, Thomas Doll Pesimis Jakmania Padati GBK
Merujuk regulasi, tim peringkat pertama Reguler Series akan bertemu tim peringkat keempat. Sementara peringkat kedua berjumpa peringkat kedua.
Alhasil, Borneo FC akan menghadapi Madura United, sementara Persib ditantang Bali United.
Jadwal Championship Series BRI Liga 1 2023-2024
Semifinal Leg 1
Minggu, 5 Mei 2024
- Madura United vs Borneo FC
- Bali United vs Persib Bandung
Semifinal Leg 2
Sabtu, 11 Mei 2024
- Borneo FC vs Tim Madura United
- Persib Bandung vs Bali United
Perebutan Tempat Ketiga
Minggu, 19 Mei 2024 (leg 1)
- Kalah Semifinal 2 vs Kalah Semifinal 1
Sabtu, 25 Mei 2024 (leg 2)
- Kalah Semifinal 1 vs Kalah Semifinal 2
Final
Minggu, 19 Mei 2024 (leg 1)
- Menang Semifinal 2 vs Menang Semifinal 1
Sabtu, 25 Mei 2024 (leg 2)
- Memang Semifinal 1 vs Menang Semifinal 2
Berita Terkait
-
4 Tim Resmi Lolos ke Championship Series BRI Liga 1, Madura United Jadi yang Terakhir usai Tahan Arema 0-0
-
3 Tim Resmi Degradasi dari BRI Liga 1: RANS Susul Bhayangkara dan Persikabo usai Dilumat PSM
-
Jadi Penentu Kemenangan Persebaya, Paul Munster Ungkap Alasan Masukkan Paulo Henrique di Babak Kedua
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara