Suara.com - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Guinea dalam laga playoff Olimpiade 2024, Kamis (9/5/2024) malam WIB. Media Vietnam menyebut skuad Garuda Muda dipandang sebelah mata jelang laga ini.
Hal itu disampaikan media Vietnam VN Express. Menurut mereka, tim asuhan Shin Tae-yong kurang dihormati lantaran ranking FIFA-nya yang rendah.
Timnas Indonesia saat ini menduduki peringkat 134 dalam ranking FIFA, sementara Guinea di peringkat 76 dunia.
Baca juga: Real Madrid ke Final Liga Champions, Carlo Ancelotti: Ini adalah Tim Terbaik yang Pernah Saya Latih
Selain masalah ranking FIFA, Timnas Indonesia U-23 disebut tidak diunggulkan karena masalah yang menimpa lini belakang.
Dua bek andalan, Justin Hubner dan kapten Rizky Ridho dipastikan absen dalam pertandingan penting ini.
Hubner tidak dilepas Cerezo Osaka pasca Piala Asia U-23 2024 dengan alasan ajang ini tidak digelar dalam kalender resmi FIFA.
Sementara Ridho terkena akumulasi kartu merah yang didapat saat menghadapi Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024.
"Dari segi kekuatan, sepak bola Indonesia dipandang sebelah mata karena berada di peringkat 134 dalam ranking FIFA, terpaut 58 peringkat di bawah Guinea," tulis VN Express.
"Selain itu, staf kepelatihan Indonesia mengaku terlalu banyak menghadapi kekurangan [jelang laga ini]."
Shin Tae-yong memang mengisyaratkan bakal mengubah gaya bermain Timnas Indonesia U-23 yang di Piala Asia U-23 2024 berusaha memegang kendali permainan dengan membangun serangan dari bawah.
Baca juga: Baru Urus Naturalisasi, Skill Calvin Verdonk Langsung Bikin Netizen Takjub
Tanpa adanya dua bek andalan ditambah kekuatan Guinea yang di atas kertas lebih baik dari Timnas Indonesia U-23, STY mengisyaratkan bakal mengubah pendekatan taktiknya.
"Permainan [Timnas Indonesia] akan berbeda karena saya fokus mendapatkan tiket Olimpiade," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers kepada awak media.
"Saya tak memikirkan isi pertandingan, hanya memikirkan bagaimana mendapatkan tiket lolos Olimpiade," tambahnya.
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 vs Guinea: Garuda Krisis Sektor Belakang
-
Bikin Kuping Panas! Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia U-23 Bakal Kalah Menyakitkan
-
Bedah Taktik Shin Tae-yong di Laga Timnas Indonesia U-23 vs Guinea, Potensi Ubah Gaya Main
-
Skuad Resmi Timnas Indonesia U-23 vs Guinea: Garuda Muda Pincang, Syli National Full Power
-
Mohon Doa Suporter, Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Marselino Ferdinan, Ada Apa?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati