Suara.com - Belakangan ini, mantan pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini, kembali menjadi sorotan setelah mengomentari kiprah Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. Bagaimana perbandingan prestasi dua pelatih ini?
Fakhri Husaini merupakan salah satu pelatih lokal yang punya catatan mentereng saat mengasuh Timnas Indonesia di level junior. Sementara Shin Tae-yong juga sudah memperlihatkan pekerjaan istimewa ketika menangani Timnas Indonesia.
Belakangan, Fakhri Husaini masih belum mengakui bahwa prestasi Shin Tae-yong termasuk dalam kategori luar biasa. Sebab, masih harus ada piala atau gelar juara yang harus dipersembahkan juru taktik asal Korea Selatan itu.
Jika Shin Tae-yong sudah bisa membawa Timnas Indonesia juara, minimal di ajang Piala AFF, Fakhri Husaini baru akan mengakui bahwa eks pelatih Timnas Korea Selatan itu prestasinya termasuk excellent alias luar biasa.
Lalu, bagaimana perbandingan prestasi antara Shin Tae-yong dengan Fakhri Husaini selama keduanya bertugas di bawah naungan PSSI? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Baca Juga: Fakhri Husaini Akhirnya Ungkap Alasannya Tolak Tawaran Jadi Asisten Shin Tae-yong
Prestasi Fakhri Husaini
Sebetulnya, tugas yang diemban Fakhri Husaini sebagai pelatih tim nasional berlangsung cukup lama. Namun, semua pekerjaan yang dijalani eks pemain Timnas Indonesia ini hanya berada di level junior.
Fakhru Husaini pernah menangani Timnas Indonesia U-14 pada 2014. Setelah itu, dia dipercaya mengasuh Timnas Indonesia U-16 pada 2014-2018. Yang terakhir, Fakhri menukangi Timnas U-19 pada 2019-2020.
Baca Juga: Mohon Doa Suporter, Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Marselino Ferdinan, Ada Apa?
Hasilnya, pelatih asal Lhokseumawe Aceh itu berhasil mempersembahkan gelar juara bersama Timnas Indonesia U-16 pada Piala AFF U-16 2018. Ketika itu, Bagus Kahfi dan kawan-kawan sukses angkat trofi di Thailand.
Fakhri juga sempat membawa anak asuhnya lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. Sayangnya, ini pekerjaan terakhir bagi Fakhri bersama PSSI karena dia menolak tawaran menjadi asisten pelatih Shin Tae-yong.
Prestasi Shin Tae-yong
Sementara itu, Shin Tae-yong menjadi pelatih yang punya kesuksesan besar bersama Timnas Indonesia, di berbagai kelompok usia, mulai dari U-19, U-23, hingga senior. Yang pertama, dia membawa Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2020.
Di level yang sama, STY sukses mengantarkan anak asuhnya lolos ke Piala Asia 2023 untuk pertama kali dalam 15 tahun terakhir. Di kejuaraan ini pula, dia sukses mengantarkan anak asuhnya lolos ke babak 16 besar.
Berita Terkait
-
Mohon Doa Suporter, Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Marselino Ferdinan, Ada Apa?
-
Nathan Tjoe-A-On Sering Ngomel Saat Bertanding, STY Akui Ada Budaya yang Salah di Timnas Indonesia U-23
-
Shin Tae-yong Akhirnya Akui Marselino Ferdinan Egois di Laga Timnas Indonesia vs Irak, Amini Pernyataan Ketum PSSI
-
Shin Tae-yong Rencanakan Strategi Serangan 3-4-3 Hadapi Guinea, Siapakah Pemain Kunci?
-
Fakhri Husaini Tidak Akui Kehebatan Shin Tae-yong jika Belum Juara Piala AFF
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri
-
Temui DPR, 18 Konfederasi Buruh Serahkan Bundelan Draf RUU Ketenagakerjaan Hasil Konsolidasi
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat