Salah satu sorotan di karir kepelatihan Shin Tae-yong bersama Korea adalah mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018, kendati di kompetisi itu Negeri Ginseng tersingkir di fase grup.
Satu tahun menganggur setelah didepak dari Timnas Korea, Shin Tae-yong menerima tawaran melatih Timnas Indonesia pada Desember 2019.
Di bawah arahan Shin Tae-yong wajah Timnas Indonesia berubah. Indonesia dikenal dengan rata-rata usia muda di tim seniornya.
Meski belum ada gelar juara yang dipersembahkan Shin Tae-yong buat Indonesia, tapi sederet rekor dan sejarah diciptakan olehnya.
Di antaranya meloloskan tiga tim berbeda Timnas U-20, Timnas U-23, dan Timnas Senior ke Piala Asia lewat jalur kualifikasi.
Shin juga membawa Timnas Indonesia untuk pertama kali lolos dari fase grup di Piala Asia 2023 dan membawa Timnas U-23 melaju hingga semifinal Piala Asia U-23 2024.
Sejauh ini Shin Tae-yong sudah menukangi Timnas Indonesia dalam 50 pertandingan resi dengan catatan 24 kemenangan, 10 kali imbang, dan 16 kali kalah.
Prestasi Shin Tae-yong
Sebagai Pemain
Baca Juga: Belum Tembus Tim Utama Suwon FC, Pratama Arhan Malah Jalan-jalan Bareng Raffi Ahmad di Korea
Seongnam Ilhwa Chunma
6x K League 1
1x Piala FA Korea
3x Piala Liga Korea
1x Piala Super Korea
1x Liga Champions Asia
Berita Terkait
-
Belum Tembus Tim Utama Suwon FC, Pratama Arhan Malah Jalan-jalan Bareng Raffi Ahmad di Korea
-
Berkah Latih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Tambah Koleksi Mobil Mewah
-
Kerajinan, Media Vietnam Rekap Momen Shin Tae-yong Marah-marah
-
Gagal ke Olimpiade, Ernando Ari Bidik Target Lebih Besar Bersama Timnas Indonesia
-
Bek NEC Nijmegen Dion Markx Ngebet Bela Timnas Indonesia Usai Ketemu Indra Sjafri, Ternyata Alasannya Sederhana Sekali
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United