Suara.com - Marselino Ferdinan merupakan salah satu wonderkid Indonesia yang sedang naik daun. Karirnya jadi sorotan usai bergabung dengan klub Eropa dan diandalkan di Timnas Indonesia di berbagai level.
Bakat Marselino juga kerap mendapat sorotan dari media-media luar dan dianggap sebagai aset emas buat Timnas Indonesia.
Saat ini Marselino masih menjadi bagian dari klub kasta kedua Belgia, KMSK Deinze.
Biodata Marselino Ferdinan
Marselino lahir di Jakarta pada 9 September 2004. Meski lahir dan besar di Jakarta, Marselino berdarah campuran Ngada-NTT dan Surabaya-Jawa Timur.
Ayahnya asli Kampung Boua, Desa Ubedolumolo, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Provinsi NTT bernama Philipus Wio Roja Lodo. Dan ibu asli Surabaya Jawa Timur bernama Sudarwijani.
Sebetulnya, nama lengkap pemberian orang tuanya adalah Marselino Ferdinand Dhewa Kedhi. Penambahan "Dhewa Kedhi' di dalam namanya, adalah merujuk pada Adat Istiadat orang Bajawa pada umumnya.
Karier Marselino Ferdinan
Punya darah keturunan Surabaya, Marselino menimba ilmu sepak bola di akademi Persebaya Surabaya. Dua tahun ia bermain di tim junior Bajul Ijo.
Baca Juga: Dihujat Warganet, Como Buka Markas Latihan untuk Timnas Indonesia U-20 Jelang Toulon Cup 2024
Di usianya yang masih 17 tahun, Marselino masuk ke tim senior Persebaya. Ia debut di laga Liga 1 2021/22 pada 12 September 2021 melawan Persikabo.
Pada musim pertamanya di level profesional, Marselino mencatatkan 23 laga dengan 4 gol di Liga 1 2021/22. Di musim 2022/23, Marselino kembali tampil impresif dengan catatan 3 gol dari 7 laga sebelum direkrut oleh KMSK Deinze.
Marselino resmi bergabung ke KMSK Deinze pada 1 Februari 2023 dengan kontrak satu setengah tahun. Ia debut pada 25 Februari 2023 dan mencetak gol pertamanya pada April.
Sayangnya Marselino kesulitan mendapat menit bermain di KMSK Deinze. Sejauh ini ia cuma tampil 7 kali di Liga 2 Belgia dan lebih banyak berangkat dari bangku cadangan.
Karier di Tim Nasional
Bakat Marselino sudah terlihat sejak usianya 14 tahun sehingga ia dipanggil ke Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-15 2019.
Berita Terkait
-
Dihujat Warganet, Como Buka Markas Latihan untuk Timnas Indonesia U-20 Jelang Toulon Cup 2024
-
Dua Kelompok Suporter Besar Timnas Indonesia Menjerit PSSI Naikkan Harga Tiket Kualifikasi Piala Dunia 2026 Selangit
-
Cara dan Syarat Beli Tiket Timnas Indonesia vs Irak dan Filipina pada 6 dan 11 Juni
-
2 Fakta Mahalnya Tiket Timnas Indonesia vs Irak dan Filipina, Fans Ngamuk
-
Skuad Filipina Makin Ngeri! Bisa Pupus Harapan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati