Suara.com - Manchester City di luar dugaan dipermalukan rival sekotanya, Manchester United pada laga final Piala FA akhir pekan kemarin. Sebagai pelatih top, manajer Manchester City, Pep Guardiola tak segan mengakui jika dirinya telah membuat kesalahan.
Sabtu (25/5/2024) lalu, Manchester City tumbang dengan skor 1-2 dari sang tetangga pada partai final Piala FA yang dihelat di Wembley, London.
Manchester City tampil dominan, tapi Manchester United akhir pekan lalu bertahan dengan sangat rapi dan terorganisir.
Kekalahan dari Manchester United jelas buruk untuk Manchester City. Piala FA seharusnya jadi trofi penting bagi The Citizens yang gagal di Liga Champions dan Piala Liga Inggris musim ini, meski mereka berhasil mempertahankan trofi Liga Inggris.
Terkait kekalahan tersebut, Pep Guardiola pun mengakui bahwa dirinya salah taktik. Dari segi taktikal, kali ini dirinya harus mengakui keunggulan pelatih Manchester United, Erik ten Hag.
"Saya kira, taktik saya di babak pertama tidak cukup bagus. Kami bermain jauh lebih baik di babak kedua, lebih intens," kata Guardiola dikutip dari Tribal Football, Senin (27/5/2024).
"Saya salah taktik, sesimpel itu. Tak ada salahnya mengakui jika lawan unggul secara taktikal dibanding kami pada laga final tersebut," sambung pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Pertandingan memang berjalan menarik, melebihi ekspektasi. Manchester City yang diprediksi bakal menang mudah justru kesulitan menghadapi intensitas Manchester United.
"Pertandingan berlangsung ketat. Kami memberikan gol pertama begitu saja dan untuk gol kedua, kami tidak bertahan dengan baik dalam transisi serangan balik mereka," tutur Guardiola.
Baca Juga: Manchester United Lolos Liga Europa Usai Juara Piala FA, Chelsea dan Newcastle Ketiban Sial
"Pujian untuk Manchester United dan gol kedua mereka dan kualitas mereka. Selamat untuk mereka."
"Bagi saya sendiri, keputusan saya keliru untuk tidak berada di posisi menyerang mereka. Itu kesalahan saya," tandas eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut.
Berita Terkait
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
MU Berburu The Next Bruno Fernandes, Maxi Araujo Jadi Target Utama
-
Krisis Lini Tengah Manchester United, Ederson Menjadi Solusi Murah Usai Atletico Tikung Joao Gomes
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
-
Media Inggris Desak MU Segera Resmikan Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Sindiran Lamine Yamal ke Real Madrid hingga Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Juara Barcelona
-
Persaingan Juara Super League Kurang Adil? Persija Punya Masalah yang Tak Dimiliki Persib dan Borneo