Suara.com - Timnas Tanzania siap tempur dengan kekuatan penuh di laga uji coba melawan Indonesia pada 2 Juni mendatang. Pelatih Hemed 'Morocco' Suleiman memanggil 34 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2024, termasuk sembilan pemain abroad yang berkarier di Eropa, Asia, dan Afrika.
Meskipun kehilangan 12 pemain kunci dari Azam dan Young Africans akibat final Piala Liga Tanzania, Suleiman tetap optimis dengan skuadnya. Dia yakin para pemain abroad mampu memberikan kontribusi maksimal dan membantu Tanzania meraih kemenangan di Stadion Madya, Jakarta.
Pemain Abroad Membawa Harapan Baru
Para pemain abroad diharapkan menjadi motor serangan timnas Tanzania. Novatus Dismas (Shakhtar Donetsk), Kelvin John (Genk), dan Charles M'mombwa (Macarthur FC) yang bermain di kasta tertinggi liga diprediksi akan menjadi ujung tombak tim.
Sementara itu, Haji Mnoga (Aldershot Town) dan Ben Starkie (Ilkeston Town) yang bermain di kasta rendah Liga Inggris juga siap memberikan kejutan. Mereka diyakini memiliki potensi untuk membongkar pertahanan Indonesia.
Ujian Penting Jelang Kualifikasi Piala Dunia
Laga melawan Indonesia merupakan uji coba penting bagi timnas Tanzania sebelum melakoni dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak (6 Juni) dan Filipina (11 Juni).
Kemenangan di laga ini akan menjadi modal berharga bagi Tanzania untuk meraih hasil positif di kualifikasi.
Daftar Pemain Tanzania Lawan Timnas Indonesia
Baca Juga: Harus Seheboh Itu? Sehebat Apa Bambang Pamungkas Selama Membela Timnas Indonesia?
Kiper: Ally Salim (Simba), Kwesi Kawawa (Syrianska FC, Swedia), Yona Geofrey (Tanzania Prisons)
Belakang: Haji Mnoga (Aldershot Town, Inggris), Mohamed Hussein (Simba), Lameck Lawi (Coastal Union), Israel Mwenda (Simba), Mukrim Issa (Ihefu)
Tengah: Novatus Dismas (Shakhtar Donetsk, Ukraina), Yussuf Kagoma (Singida Fountain Gate), Morice Michael (RFK Novi Sad, Serbia), Himid Mao (Tala'ea El Gaish, Mesir), Abel Josiah (TDS - TFF Academy)
Depan: Edwin Balua (Simba), Simon Msuva (Alnajmah, Arab Saudi), Kibu Denis (Simba), Cyprian Kachwele (Whitecaps 2, Amerika Serikat), Ben Starkie (Ilkeston Town, Inggris), Charles M'mombwa (Macarthur, Australia), Wazir Junior (KMC), Ibrahim Hamad (Zimamoto), Kelvin John (Genk, Belgia)
Tanpa 12 pemain kunci
Meskipun Tanzania memiliki ranking FIFA lebih tinggi (119) dibandingkan Indonesia, mereka dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Sebanyak 12 pemain yang dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 absen dalam laga melawan Indonesia. Hal ini menjadi keuntungan bagi tim Garuda untuk meraih kemenangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Modal Apik dari Belanda, Tim Geypens Siap Panaskan Persaingan Bek Kiri Timnas Indonesia
-
Duel Puncak Klasemen, Marc Klok Nilai Laga Persib vs Borneo FC Seperti Final
-
Jay Idzes hingga Diks Ikut Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag Jelang FIFA Series 2026, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Kaget Lihat FC Copenhagen Terpuruk dan Terancam Degradasi
-
Alasan Shayne Pattynama Jadi Brand Ambassador Kelme
-
Ini Lokasi Membeli Jersey Timnas Indonesia Buatan Kelme
-
Erick Thohir: Jersey Terbaru Timnas Indonesia Tak Ramai
-
Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Soroti 3 Pemain Baru di Timnas Indonesia
-
Di Mana Bisa Beli Jersey Baru Timnas Indonesia? Ini Jawabannya
-
Van der Vaart Serang Maarten Paes, Media Belanda: Kritik Pedasnya Sampai Viral di Indonesia