Suara.com - Timnas Indonesia U-17 akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-17 2024 pada Oktober mendatang. Jelang event itu, tim besutan Nova Arianto berencana menggelar training camp (TC) di sebuah negara yang memiliki suhu panas dan lembab.
Bukan tanpa alasan, Timnas Indonesia U-17 yang berada di Grup G akan bermain di Kuwait.
Selain menghadapi Kuwait, tim berjuluk Garuda Asia akan menghadapi Australia dan Kepulauan Mariana Utara.
Nova Arianto mengatakan cuaca panas dan lembab menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia U-17.
Oleh sebab itu butuh adaptasi dengan melakujan TC supaya pemain siap.
“Di Kuwait memiliki cuaca yang cukup panas dan lembab dan itu jadi perhatian kami kedepannya dalam persiapan kami menuju ke Kuwait," kata Nova dilansir dari Instagram Timnas Indonesia, Selasa (18/6/2024).
"Kita harus beradaptasi dengan cuaca, termasuk dengan melakukan training center di negara yang mempunyai cuaca yang mirip dengan Kuwait,” jelas juru taktik berusia 44 tahun itu.
Nova berharap para pemain nantinya bisa beradaptasi dengan baik.
Tentu saja dapat bersaing dengan Kuwait, Australia, dan Kepulauan Mariana Utara.
Baca Juga: Adu Gaji Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On, Lagi Kena Cinta Segitiga dengan Sabreena Dressler?
“Harapannya mereka bisa beradaptasi dengan baik dan saat pertandingan resmi pemain bisa tampil lebih maksimal,” pungkasnya.
Sebelum berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia asuhan Nova Arianto akan berlaga di Piala AFF U-16 2024 pada 21 Juni - 4 Juli di Solo.
Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Filipina, Laos, dan Singapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus
-
Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix