Suara.com - Cerita Ernando Ari, kiper Timnas Indonesia, tentang pemain titipan di era Fakhri Husaini mendadak viral di media sosial. Pengalamannya di Podcast Sport 77 itu memicu pertanyaan warganet terkait kredibilitas sang pelatih dalam menyeleksi pemain Timnas U-16.
Awalnya, Ernando diundang untuk menceritakan proses awal karirnya di Timnas.
Ia mengungkapkan bahwa awal mula perjalanannya dimulai dari seleksi Timnas U-16 dan Timnas Pelajar.
Namun, di awal seleksi, Ernando Ari harus menelan pil pahit karena kalah saing dengan pemain titipan.
"Jadi dulu yang nyeleksi tuh Coach Fakhri Husaini (Timnas U-16). Nah Timnas Pelajarnya lupa aku legend juga dari orang timur," kata Ernando Ari.
Kekecewaan Ernando semakin bertambah saat pengumuman kelulusan. Saat itu, Supriadi, kiper yang sedang naik daun, pun tidak lolos.
"Ada orang iming-iming gini doang: 'Anak saya mau berkarier di luar negeri'," ungkap Ernando.
"Faktor itu (orang dalam) terasa banget. Kayak percuma gitu, akhirnya saya gak lolos dari situ kan di Subang waktu itu (seleksi). Aku lolosnya yang tim pelajar, Timnas Pelajar itu ke China."
Ungkapan Ernando ini sontak menuai sorotan di media sosial.
Baca Juga: Pedih! Ini Alasan Wak Haji Ragnar Oratmangoen 'Diusir' FC Groningen
Warganet mempertanyakan kredibilitas Coach Fakhri Husaini dalam menyeleksi pemain Timnas Indonesia U-16.
Keberadaan pemain titipan dirasa tidak adil bagi para pemain yang berbakat dan bekerja keras untuk lolos seleksi.
Klarifikasi Ernando Ari
Ernando Ari, memberikan klarifikasi terkait pernyataannya di sebuah podcast yang viral tentang kegagalannya lolos seleksi Timnas Indonesia U-16.
Dalam podcast tersebut, Ernando menceritakan pengalamannya tidak lolos seleksi di Subang pada tahun 2017.
Namun, ia baru lolos seleksi saat membela Timnas Pelajar U-16.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!