Suara.com - Kroasia harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Albania dalam pertandingan Euro 2024 Grup B yang menegangkan.
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil imbang tersebut, terutama pada waktu tambahan yang dinilainya "parah sekali".
"Waktu tambahan ini parah sekali, ada perjuangan tanpa perlu bermain seperti itu," kata Dalic seperti dikutip AFP.
Kekalahan ini membuat Kroasia berada dalam situasi sulit untuk lolos ke fase gugur.
Mereka harus mengalahkan juara bertahan Italia pada pertandingan terakhir Grup B pada 24 Juni agar lolos ke fase gugur.
Kroasia tertinggal satu gol di babak pertama, namun berhasil bangkit dan memimpin 2-1 di menit ke-80.
Namun, Albania berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-95 melalui gol Klaus Gjasula.
Dalic mengakui bahwa para pemainnya melakukan kesalahan, namun dia juga menyoroti waktu tambahan yang dinilainya tidak perlu dimainkan.
Hasil imbang ini semakin menambah kekhawatiran bahwa Euro 2024 menjadi akhir dari sebuah era bagi tim emas Kroasia.
Baca Juga: Klasemen Euro 2024: Timnas Jerman Negara Pertama Lolos ke Babak 16 Besar
Tim ini diperkuat oleh pemain-pemain veteran seperti Luka Modric, Ivan Perisic, dan Andrej Kramaric.
Kroasia bukan satu-satunya tim favorit yang tampil mengecewakan di awal Euro 2024. Prancis dan Inggris juga menang susah payah dalam pertandingan mereka.
"Turnamen ini keras. Portugal kesulitan melawan Ceko, Inggris kesulitan melawan Serbia.. Turnamen ini sangat terbuka dan semua tim cukup seimbang," tambah Dalic.
“Yang terpenting kami masih bertahan, kami harus menang melawan Italia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia