Suara.com - Fakhri Husaini merespons isu pemain titipan di Timnas Indonesia U-16 yang belakangan menyeret namanya. Dia "mencolek" kiper Ernando Ari dengan menyebut-nyebut perihal pertanggungjawaban di dunia dan akhirat.
Hal itu disampaikan Fakhri Husaini melalui unggahan di Instagram miliknya pada Rabu (19/6/2024). Dalam unggahan foto yang memperlihatkan skuad Timnas Indonesia U-16 angkatan 2018, dia menyampaikan pesan yang cukup panjang.
"Ternyata benar bahwa di Timnas U-16 ada pemain "titipan"," kata Fakhri Husaini dalam keterangan unggahannya di Instagram.
"MasyaAllah, anak-anak muda hebat ini [Ernando Ari, Andre Oktavian, Bagas Kaffa, Bagus Kahfi dan Fajar Fathurrahman Cs] adalah "titipan" Allah untuk Timnas Indonesia U-16 2018, untuk sepak bola Indonesia."
"Menjadi pelatih adalah tugas mulia, menjaga amanah yang akan dipertanggungjawabkan dunia akhirat, dan ilmu yang diajarkan menjadi amal jariyah."
Unggahan itu dibuat Fakhri Husaini tak lama setelah namanya terseret isu pemain titipan di Timnas Indonesia U-16 angkatan kiper Ernando Ari.
Ernando yang kini jadi andalan di Timnas senior, sempat menceritakan pengalamannya yang tidak lolos seleksi Timnas Indonesia U-16 era Fakhri Husaini.
Nando, sapaan akrabnya, mengklaim bahwa tidak lolosnya dia ke skuad Garuda Asia karena ada faktor "orang dalam".
"Ada faktor itu (orang dalam). Kayak percuma gitu, akhirnya saya gak lolos dari situ kan di Subang waktu itu (seleksi). Aku lolosnya yang tim pelajar, Timnas Pelajar itu ke China," jelas Ernando saat jadi bintang tamu podcast di kanal YouTube Sport77.
Baca Juga: PSSI Isyaratkan Nyerah Kejar Pemain Keturunan Rp86 Miliar, Tunggu Eks Pemain FC Utrecht
Pernyataan Ernando Ari kemudian viral. Banyak yang langsung menuding bahwa pelakunya adalah Fakhri Husaini yang saat itu menjabat pelatih Timnas Indonesia U-16.
Namun, Nando kemudian mengklarifikasi bahwa dirinya tidak lolos saat masih seleksi di daerah atau kota. Dan seleksi itu bukan dilakukan oleh Fakhri Husaini selaku pelatih kepala Timnas Indonesia U-16.
"Yang saya maksud saat itu alah saat saya mengikuti seleksi daerah/kota, seleksi daerah/kota tersebut tidak dilakukan oleh Coach Fachry Husaini yang saat itu berstatus sebagai Pelatih Kepala Timnas U-16," tulis Ernando Ari di Instagram.
"Yang saya ingin sampaikan ialah, saya tidak lolos dalam seleksi daerah/kota untuk timnas U-16 yang saat itu dinahkodai oleh Coach Fachry Husaini, bukan saya tidak lolos dalam seleksi yang dilakukan langsung oleh coach Fachry Husaini."
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Menakar Kecocokan Ivar Jenner dengan Dewa United
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?