- Dewa United dinilai sebagai klub Liga 1 yang paling cocok untuk Ivar Jenner karena memiliki fasilitas latihan berstandar internasional yang setara dengan klub Eropa.
- Kekuatan finansial dan keberadaan rekan setim di Timnas Indonesia seperti Egy Maulana Vikri akan memudahkan proses adaptasi sang gelandang.
- Gaya main Ivar Jenner sebagai pengatur serangan sangat sesuai dengan kebutuhan taktik Dewa United yang membutuhkan jenderal lapangan tengah berkualitas.
Suara.com - Spekulasi mengenai masa depan Ivar Jenner terus bergulir kencang pasca keputusan mengejutkan sang gelandang untuk berpisah dengan klub Belanda, FC Utrecht.
Jika opsi bertahan di kompetisi Eropa benar-benar tertutup, Dewa United muncul sebagai destinasi paling realistis dan masuk akal di kompetisi Super League Indonesia.
Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara mengakui timnya tengah berupaya untuk mendatangkan Ivar jenner.
"Pelatih Dewa United ada bilang bahwa masih membutuhkan pemain di posisi gelandang bertahan," kata Ardian saat dihubungi awak media.
"Ada nama Ivar Jenner satu di antaranya. Semua masih dalam tahap pembicaraan," jelasnya.
Klub berjuluk Tangsel Warriors ini dikenal memiliki kekuatan finansial yang sangat mumpuni untuk menyanggupi standar gaji tinggi pemain grade A sekelas Ivar Jenner.
Faktor fasilitas latihan Dewa United Sports Centre yang berstandar internasional menjadi nilai tawar utama yang sulit ditolak oleh pemain jebolan akademi Utrecht tersebut.
Infrastruktur modern yang dimiliki Dewa United dinilai bisa meminimalisir culture shock Ivar yang selama ini terbiasa dengan lingkungan sepak bola profesional Eropa.
Kecocokan juga terlihat dari komposisi skuad Dewa United yang saat ini dihuni oleh banyak punggawa berlabel Timnas Indonesia.
Baca Juga: RESMI! Selamat Tinggal Ivar Jenner
Keberadaan rekan setim di skuad Garuda seperti Egy Maulana Vikri hingga Ricky Kambuaya dipastikan akan mempercepat proses adaptasi Ivar di dalam maupun luar lapangan.
Secara kebutuhan taktik, visi bermain Ivar sebagai gelandang pengatur serangan sangat dibutuhkan untuk memanjakan lini depan Dewa United yang haus gol.
Kemampuan Ivar dalam mengatur tempo permainan atau controlling midfielder akan menyempurnakan lini tengah Dewa United yang kerap mengandalkan penguasaan bola.
Selain itu, manajemen klub yang profesional dan minim tekanan suporter fanatik yang berlebihan bisa menjadi lingkungan yang kondusif bagi mental pemain muda.
Dewa United bisa menjadi "batu loncatan" yang aman bagi Ivar untuk menjaga kebugaran sembari menunggu tawaran kembali ke luar negeri.
Dengan segala fasilitas penunjang dan ekosistem yang modern, Dewa United adalah representasi klub Liga 1 yang paling mendekati standar manajemen klub Eropa saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
Hasil BRI Super League: Persija Jakarta Bawa Pulang 3 Poin dari Jepara
-
Duel 'El Clasico' Indonesia Kembali ke Senayan: PSSI Restui Laga Persija vs Persib di GBK
-
Kasus Paspoorgate Dean James: Pengadilan Belanda Tolak Tuntutan NAC Breda
-
Tepis Rumor Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Man City Kejar Treble Domestik
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
-
Inter Milan Juara! Cristian Chivu Dedikasikan Gelar Scudetto untuk Para Pendahulu
-
Hasil Super League: Hajar PSIM 1-0, Persib Bandung Perlebar Jarak dengan Borneo FC