Suara.com - Beredar sebuah foto yang memperlihatkan kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sedang direnovasi buntut kritik pasca menggelar Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Stadion Gelora Bung Karno dikritik habis-habisan usai menampilkan kondisi rumput yang buruk saat menggelar Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hal itu sebenarnya sudah terlihat sejak Maret 2024 lalu, tepatnya saat Timnas Indonesia menjamu Vietnam dalam lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di mana kondisi rumput stadion kebanggaan Indonesia itu kurang enak dipandang, laju bola pun terlihat tidak mulus dan menyulitkan pemain untuk menguasainya.
Puncaknya kegeraman publik Tanah Air pun terjadi saat SUGBK sekali lagi dipakai untuk menggelar laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Yakni saat menjamu Irak dan Filipina, kondisi rumput yang semakin parah dan tak enak dipandang mata membuat jalannya pertandingan sedikit mengganjal.
Penggunaan stadion untuk menggelar konser beberapa hari sebelum laga Timnas Indonesia dihelat pun ditengarai jadi masalahnya.
Karena itu Erick Thohir selaku Ketum PSSI meminta adanya perbaikan segera dari pengelola SUGBK, dan meminta agar rumput yang dipakai setara di EURO 2024.
Mengingat sakralnya Gelora Bung Karno ketika dipakai menggelar laga Timnas Indonesia dalam menjamu tamu-tamu serta tokoh dunia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Masih Sakit Jelang Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Begini Kondisi Terakhirnya
"Kalau kita lihat (pertandingan) Euro tadi malam (kualitas rumput lapangan) bagus, ya GBK juga harus gitu," ucap Erick Thohir.
"Ini kan ada tamu negara, tokoh dunia, yang juga kita harus mengapresiasi kedatangannya," imbuhnya.
Baru-baru ini tersebar sebuah foto diduga potret terkini dari SUGBK dengan rumput yang sedang direnovasi, terlihat dari unggahan akun Instagram @pemain.keduabelass pada Selasa (25/6/2024).
Lapangan Stadion Gelora Bung Karno terlihat dikeruk dan terlihat pula tanda peringatan bahwa lapangan sedang mengalami perbaikan.
Tentu hal ini menjadi kabar yang sangat baik, diharapkan perbaikan yang dilakukan dapat membuat level SUGBK semakin meningkat.
Dan tidak membuat malu ketika dipakai Timnas Indonesia berlaga melawan tim-tim tangguh Asia dan dunia di ajang bergengsi.
Untuk sementara markas Timnas Indonesia dipindah ke Surabaya, tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) medio Oktober hingga November.
"Nanti Oktober, November, (timnas Indonesia kembali berlaga setelah di Surabaya) ke GBK, saya berharap kualitas rumput GBK harus dipertanggungjawabkan," ujar Erick Thohir.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Masih Sakit Jelang Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Begini Kondisi Terakhirnya
-
Piala AFF U-16: Cukup Hasil Seri, Indonesia Bakal Amankan Tiket Babak 4 Besar
-
Statistik Mengejutkan Laos, Lawan Timnas Indonesia U-16 di Penentuan Grup A Piala AFF U-16 2024
-
Nova Arianto Bakal Jajal Seluruh Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024, Berikut Alasannya
-
Indonesia Tak Lagi Prioritaskan AFF, Sebuah Kerugian Besar bagi Persepakbolaan Asia Tenggara
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi