Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Malik Risaldi mengakui bahwa sejumlah klub Liga 1 berkeinginan memakai jasanya di musim 2024/2025. Namun, yang paling serius meminatinya hanyalah Persebaya Surabaya.
"Persebaya yang paling serius memberi tawaran dan punya target tinggi. Saya sendiri targetnya banyak berkontribusi untuk Persebaya dan membawanya lebih baik lagi," ucap Malik Risaldi setelah latihan tim di Lapangan Thor Surabaya, Rabu (26/6/2024).
Saat ini, penyerang sayap berusia 27 tahun itu merasa senang sudah resmi berseragam Persebaya dan ikut latihan tim bersama rekan-rekannya.
"Senang bisa latihan bersama Persebaya, anak-anaknya juga welcome semua, berlatihnya juga. Kalau sama anak-anak udah banyak yang kenal," katanya.
Malik menjelaskan, bergabungnya dia juga melihat sosok Paul Munster sebagai juru taktik Bajul Ijo --julukan Persebaya Surabaya.
"Coach Munster kalau melatih lebih detail, taktikalnya juga detail," kata pemain kelahiran Surabaya itu.
Malik Risaldi gabung Persebaya setelah resmi meninggalkan Madura United. Kepindahan Malik ini cukup mencuri perhatian karena Persebaya dan Madura United adalah direct rival di Jawa Timur.
Malik tampil apik di Liga 1 musim lalu, dengan ia merupakan top skor kompetisi untuk pemain lokal.
Ia membawa Madura United jadi runner-up Liga 1 2023/2024, dan performa apiknya itu pun berbuah panggilan dari Timnas Indonesia senior baru-baru ini, yang merupakan pemanggilan pertama kalinya bagi sang pemain sepanjang karier.
Baca Juga: Rekrutan Baru, Mitsuru Maruoka Bertekad Gondol Titel Juara Liga 1 Bareng Bali United
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
Persija Tumbang dari Persebaya, Shin Tae-yong Blak-blakan Soal Kelemahan Macan Kemayoran
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim