Suara.com - Marselino Ferdinan resmi meninggalkan KMSK Deinze setelah 1,5 musim bermain di klub Belgia tersebut. Kontraknya berakhir pada Juni 2024 dan tidak diperpanjang oleh Deinze.
Pemain muda Indonesia ini kesulitan mendapatkan menit bermain di Deinze. Ia hanya tampil 7 pertandingan resmi dan mencetak 1 gol selama dua musim terakhir.
Soha.vn, media Vietnam, menyebut Ferdinan hengkang karena performa buruknya.
"Pemain Indonesia itu tersingkir oleh klub Belgia karena keahliannya yang buruk," gitu tulis judul berita Soha.vn.
Media Vietnam juga memberitakan bahwa Ferdinan tidak memberikan kontribusi apapun pada performa Deinze.
"Ferdinan tidak memberikan kontribusi apa pun pada kampanye Deinze. Ia tampil dalam 4 pertandingan pada musim 2022/23 dan 3 pertandingan pada musim 2023/24, namun 3 pertandingan terakhir Ferdinan hanya berada di bangku cadangan, dengan total... 18 menit," tulis Soha.
"Dengan demikian, rata-rata setiap pertandingan, gelandang asal Indonesia itu hanya punya waktu 6 menit di lapangan. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya berjuang kampanye dengan U23 dan tim nasional."
"Sulit bagi Deinze untuk mempertahankan pemain yang menghabiskan sebagian besar musim bermain untuk tim seperti itu. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk tidak mempertahankan Ferdinan."
Meski begitu, Deinze mengakui peran Ferdinan di media sosial yang mendatangkan banyak pengikut baru bagi klub.
Baca Juga: Jelang Lawan Vietnam, 3 Hal yang Tak Boleh Diulangi Timnas Indonesia U-16 Versi Nova Arianto
Ferdinan saat ini berstatus bebas agen dan dikaitkan dengan beberapa klub.
Salah satunya adalah Oxford United, klub Divisi Championship Inggris.
Ferdinan juga dikabarkan sedang membuka jalan ke klub divisi bawah Belgia lainnya bernama Dender.
Tim ini dimiliki oleh seorang pengusaha Indonesia.
Kemana Ferdinan akan berlabuh selanjutnya? Masih menjadi pertanyaan.
Berita Terkait
-
Jadi Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pemain Jepang Gabung Klub Premier League
-
Profil dan Agama Gabriel Han Willhoft-King, Pemain Keturunan Indonesia Tembus Skuad Manchester City
-
Kenapa Wonderkid Manchester City Keturunan Indonesia Gabriel Han Wilhoft-King Tak Bisa Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Mengenal Sosok Zulkifli Syukur Kandidat Kuat Asisten John Herdman
-
Sempat Dirumorkan Keturunan Jawa, Pemain Leeds United Resmi Bela Timnas Suriname
-
Menerka Gebrakan John Herdman di Timnas Indonesia Mulai dari Ruang Ganti, Filosofi Hingga Fondasi
-
Nova Arianto Tak Disodorkan Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Keputusan Gila John Herdman Disorot Media Amerika Selatan Usai Resmi Latih Timnas Indonesia
-
Joey Pelupessy Masih Kesal Gagalnya Patrick Kluivert Antar Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
-
Arne Slot Merasa Puas Bisa Tahan Imbang Arsenal
-
Jay Idzes dan Kevin Diks Pimpin Transformasi Karier Pemain Timnas Indonesia di Liga Top Eropa
-
Hokky Caraka Minta Tolong ke John Herdman yang Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
3 Pemain Terbuang Berpeluang Besar Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman