Suara.com - Timnas putri Indonesia masih harus terus berproses. Melawan Hongkong di laga uji coba, skuat besutan Satoru Mochizuki mengalami kekalahan 1-4 dari tuan rumah.
Melawan Hongkong di Hong Kong FC Stadium, Minggu (14/7) waktu setempat, timnas Putri Indonesia langsung mendapat tekanan sejak menit awal pertandingan.
Pertandingan baru bergulir lima menit, Wai Yuen Ting memecah kebuntuan dengan memanfaatkan bola pantul hasil tembakan Cheung Wai Ki.
Indonesia berupaya membalas pada menit ke-11. Sepakan spekulasi dilepaskan oleh Sheva Imut, tetapi bola masih dapat ditangkap kiper Ng Cheuk Wai.
Selanjutnya Claudia Scheunemann di menit ke-18 yang berusaha melakukan upaya serupa. Namun sepakan Scheunemann juga masih mudah kiper Hong Kong.
Tuan rumah justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-24 lewat Ho Mui Mei. Mei berdiri bebas di dalam kotak penalti dan leluasa memanfaatkan umpan So Hoi Lam dari sisi kanan.
Hong Kong lantas mengemas gol ketiga di menit ke-27. Penyerang Hong Kong Cheung Wai Ki bebas tanpa pengawalan di dalam kotak penalti Indonesia dan mampu mengonversinya menjadi gol.
Penyerang Indonesia, Zahra Muzdallifah mendapat peluang emas pada menit ke-29. Namun tembakannya justru melambung ke atas mistar gawang Hong Kong.
Menjelang turun minum, Hong Kong membukukan gol keempatnya. Gol penutup babak pertama bagi Hong Kong dikemas oleh Cheung Wai Ki pada menit ke-42.
Indonesia mencoba memperkecil ketertinggalan pada awal babak kedua. Kali ini tendangan bebas Sheva Imut melebar ke sisi kiri gawang Hong Kong.
Seolah belum puas dengan keunggulan empat gol, Hong Kong kembali membuka peluang pada menit ke-59. Peluang itu gagal dikonversi menjadi gol oleh Chung Pui Ki yang sepakannya melebar ke kanan gawang Indonesia.
Gol pelipur lara bagi Garuda Pertiwi akhirnya tercipta pada menit ke-63. Helsya Maeisaroh mengirim umpan lambung terobosan, untuk diteruskan Sheva Imut menjadi gol balasan. 4-1 untuk keunggulan Hong Kong.
Indonesia masih berupaya untuk memperkecil ketertinggalan. Namun kondisi lapangan yang kurang ideal akibat adanya genangan air di beberapa bagian menyulitkan kinerja pasukan asuhan Satoru Mochizuki. [Antara]
Berita Terkait
-
Timnas Putri Indonesia Ditaklukkan Hongkong, Ucapan Sekjen PSSI Terbukti?
-
Sore Ini Lawan Hongkong, Timnas Putri Indonesia Punya Kartu Truf
-
Timnas Putri Indonesia vs Hongkong: Tolak Ukur Konsistensi Garuda Pertiwi
-
Meski Buta Kekuatan Hongkong, Timnas Putri Indonesia Targetkan Kemenangan
-
Potret Cantik Timnas Indonesia Putri Tiba di Hong Kong Jelang Laga Uji Coba
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Jay Idzes hingga Diks Ikut Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag Jelang FIFA Series 2026, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Kaget Lihat FC Copenhagen Terpuruk dan Terancam Degradasi
-
Alasan Shayne Pattynama Jadi Brand Ambassador Kelme
-
Ini Lokasi Membeli Jersey Timnas Indonesia Buatan Kelme
-
Erick Thohir: Jersey Terbaru Timnas Indonesia Tak Ramai
-
Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Soroti 3 Pemain Baru di Timnas Indonesia
-
Di Mana Bisa Beli Jersey Baru Timnas Indonesia? Ini Jawabannya
-
Van der Vaart Serang Maarten Paes, Media Belanda: Kritik Pedasnya Sampai Viral di Indonesia
-
Penyesalan John Herdman Lihat Jersey Baru Timnas Indonesia
-
Deretan Pemain Paling Jago Bola Udara di Timnas Indonesia, Salah Satunya Elkan Baggott