Suara.com - Calon penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, baru saja meraih gelar juara di ajang Copa Tejas 2024 bersama FC Dallas. Hasil ini diraih setelah mereka menang atas Austin FC.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Toyota Stadium, Kamis (18/7/2024) siang WIB, Maarten Paes dan kawan-kawan sukses membawa FC Dallas menang 3-1 atas Austin FC untuk meraih gelar juara Copa Tejas 2024.
Seperti momen-momen biasanya, Maarten Paes mendapatkan kesempatan untuk turun sebagai starter pada pertandingan itu. Kiper berusia 26 tahun itu pun mampu menampilkan permainan sempurna.
Sepanjang pertandingan, kiper kelahiran Belanda itu pun tampil apik. Pemain yang baru menjalani proses naturalisasi untuk menjadi WNI itu melakukan tiga penyelamatan dalam pertandingan ini.
Lalu, apa sih sebetulnya Copa Tejas 2024? Bagaimana latar belakang kejuaraan yang sukses dimenangkan oleh Maarten Paes dan kawan-kawan tersebut? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Mengenal Copa Tejas
Copa Tejas merupakan dua kompetisi piala dan satu perisai antara tim Major League Soccer (MLS), USL Championship, dan NWSL di negara bagian Texas, yang diberikan oleh kelompok suporter independen tim negara bagian.
Kejuaraan ini memberikan anugerah trofi Divisi 1 untuk tim yang berasal dari Major League Soccer (MLS), trofi Divisi kedua untuk tim USL Championship, dan Perisai Copa Tejas untuk tim terbaik di antara semua peserta.
Klub Major League Soccer saat ini yang berpartisipasi ialah Austin FC, FC Dallas, dan Houston Dynamo FC. Sementara itu, peserta dari USL Championship ialah Lokomotif El paso FC dan San Antonio FC.
Baca Juga: Piala AFF U-19: Unik! Iqbal Gwijangge Bikin Para Pemain Filipina Saling Menyalahkan!
Kejuaraan ini pertama kali digelar pada 2019 dan saat itu dimenangkan oleh Austin Bold FC. Jika merujuk rekam jejak sejarahnya, turnamen ini sudah berusia lima tahun.
Pada mulanya, San Antonio FC dan Rio Grande Valley FC, yang sama-sama berkompetisi di USL Championship 2016 hingga 2023, mengadu rivalitas antara keduanya dengan tajuk The South Texas Derby.
Copa Tejas diinisiasi oleh kelompok suporter dari San Antonio FC untuk menentukan tim yang yang paling bagus di Texas. Austin FC dan FC Dallas menjadi dua peserta yang paling sukses di ajang Copa Tejas.
Sebab, keduanya sudah sama-sama dua kali meraih gelar di ajang ini. Austin FC menjuarainya pada 2022 dan 2023, sedangkan FC Dallas meraihnya pada edisi 2021 dan 2024.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Piala AFF U-19: Unik! Iqbal Gwijangge Bikin Para Pemain Filipina Saling Menyalahkan!
-
Kembali akan Dipinjamkan Ipswich Town, 2 Klub Inggris Minati Elkan Baggott
-
Piala AFF U-19: Permainan Khas Indra Sjafri Kembali Muncul di Tubuh Garuda Muda
-
Jens Raven Ungkap Pesan Menyentuh Usai Cetak Gol Perdana di Timnas Indonesia U-19
-
Shin Tae-yong Ceritakan Soal Penyakitnya, Tak Menyangka Harus Jalani Operasi 6 Jam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Menakar Kecocokan Ivar Jenner dengan Dewa United
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?