Suara.com - Media Korea Selatan, Chosun, menyoroti level sepak bola negaranya yang dinilai kian tertinggal dari Jepang. Nama pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pun disebut-sebut dalam pembahasan itu.
Chosun menyoroti keberhasilan Jepang mengalahkan Paraguay dalam laga pertama Grup D cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade 2024 pada Kamis (25/7/2024).
Samurai Biru berhasil menang telak 5-0 dan untuk sementara memuncaki klasemen Grup D dengan tiga poin.
Di sisi lain, Korea Selatan hanya duduk manis di layar kaca setelah untuk pertama kalinya dalam 40 tahun gagal melangkah ke Olimpiade.
Chosun pun turut menyinggung kegagalan Korea Selatan melaju ke Olimpiade 2024 salah satunya karena Shin Tae-yong.
Ya, Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia, mampu menyingkirkan Korea Selatan di perempat final lewat adu penalti setelah menahan Taeguk Warriors 2-2.
Menurut Chosun, kegagalan itu semakin menegaskan perbedaan kualitas antara sepak bola Korea Selatan dan Jepang.
Mereka membandingkan pada Olimpiade 2012 London, Korea Selatan asuhan Hong Myung-bo berhasil mendapatkan medali perunggu. Dalam prosesnya, mereka turut mengalahkan Jepang 2-0.
"Namun kini, 12 tahun kemudian, Jepang sudah jauh melampaui Korea. Tim Olimpiade yang dipimpin pelatih Hwang Sun-hong kalah 10-11 dalam adu penalti dari Indonesia yang dipimpin pelatih Shin Tae-yong," tulis Chosun dikutip Suara.com pada Jumat (26/7/2024).
Baca Juga: Peri Sandria: Striker Tajam yang Pernah Jadi Asisten Bareng Murid Shin Tae-yong
"Alhasil, timnas sepak bola Korea gagal melaju ke Olimpiade untuk pertama kalinya dalam 40 tahun sejak Olimpiade LA 1984."
Menurut Chosun, kekalahan dari Timnas Indonesia menjadi insiden yang membongkar bahwa sepak bola Korea Selatan memang tengah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
"Itu adalah insiden simbolis yang menunjukkan kemunduran sepak bola Korea," tulis Chosun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok