Suara.com - Muncul pemain keturunan Indonesia yang potensial. Ia adalah Lyfe Oldenstam yang baru mendapatkan kontrak profesional dari klub top Eredivisie Belanda, Ajax Amsterdam.
Kabar Lyfe Oldenstam mendapatkan kontrak profesional pertamanya ini diungkapkan oleh akun Instagram @indobloodtalent.
"Lyfe Oldenstam menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan Ajax. Pemain muda ini menandatangani kontrak tiga tahun sampai pertengahan Juni 2027," tulis laporan tersebut.
Hal ini menandakan bahwa Lyfe Oldenstam adalah pemain potensial. Sebab, Ajax Amsterdam merupakan klub papan atas di Belanda.
Adapun darah Indonesia Lyfe Oldenstam berasal dari pihak ibunya. Disebutkan bahwa nenek dan kakeknya lahir di Jakarta.
Meski begitu, belum diketahui apakah Lyfe Oldenstam bersedia untuk membela timnas Indonesia walau punya darah keturunan. Apalagi pemain berusia 17 tahun ini sering menjadi andalan di timnas kelompok umur Belanda.
Melansir dari Transfermarkt, Lyfe Oldenstam sudah bermain dengan Belanda U-15 sebanyak dua kali. Lalu ia mentas tujuh pertandingan bersama U-16.
Kini pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini menjadi andalan di Belanda U-17. Ia juga akan masuk di skuad Ajax U-19 usai mendapatkan kontrak profesional pertamanya.
Nah, jika di masa mendatang Lyfe Oldenstam tak mendapatkan panggilan dari timnas Belanda senior, bukan tak mungkin dirinya bakal menjadi incaran untuk memperkuat skuad Garuda.
Baca Juga: Bek Keturunan Seharga Rp69,53 Miliar Dibidik Como 1907, Makin Dekat Bela Timnas Indonesia?
Berita Terkait
-
Siapa Massimo Luongo? Berdarah Bangsawan Indonesia, Dibajak Australia Sebelum Matthew Baker
-
Jadi Rebutan Indonesia dan Australia, Matthew Baker Punya Kewarganegaraan Ganda?
-
Penjelasan Mengapa Matthew Baker Bisa Dipanggil Australia meski Sudah Bela Timnas Indonesia U-16
-
Acuhkan Shin Tae-yong, Ini Alasan Kiper Keturunan Rp86,91 Miliar Akhirnya Gabung Klub Orang Indonesia
-
Dear Suporter! Begini Lelahnya Exco PSSI Urus Pemain Keturunan di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey